Pengolahan Ikan Nomei (Harpodon nehereus) Menjadi Nugget Di Daerah Juata Laut Kota Tarakan

Authors

  • Gazali Salim Universitas Borneo Tarakan
  • Rukisah Rukisah Universitas Borneo Tarakan
  • Muhammad Firdaus Universitas Borneo Tarakan
  • Tamrin Toha Dinas Perikanan Kota Tarakan
  • Awaludin Awaludin Universitas Borneo Tarakan
  • Abdul Muis Prasetia Universitas Borneo Tarakan
  • Christine Dyta Nugraeni Universitas Borneo Tarakan

Keywords:

Nomei, Lembek, Harpodon nehereus, Nugget

Abstract

Ikan nomei merupakan salah satu jenis ikan dengan nilai ekonomis yang tinggi dengan harga jual sekitar IDR. 600.000 tiap 25kg (basket). Masyarakat Juata Laut menyebut ikan nomei sebagai ikan lembek atau ikan kering. Pengolahan ikan nomei yang sudah ada yaitu ikan asin bumbu merah dan ikan asin tanpa bumbu. Namun belum adanya pengolahan ikan nomei menjadi Nugget. Metode menggunakan survei langsung ke RT 02 Kelurahan Juata Laut kota Tarakan. Pelaksanaan kegiatan pada Bulan September 2022. Mekanisme pelaksanaan kegiatan adalah penyampaian materi, praktek pembuatan nugget secara langsung, dan pendampingan usaha. Tahapan dan metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa ceramah, penyampaian pengetahuan mengenai Nugget dan ikan nomei, demonstrasi dalam aplikasi pengolahan ikan menjadi nugget, pelatihan pengembangan produk nugget dan Evaluasi hasil pelatihan dimana peserta mendapatkan konsep dari makanan awetan dalam mempraktekkan pembuatan nugget dari ikan nomei serta antusias dari peserta kegiatan.

References

Firdaus, M., & Salim, G. (2012). Analisis Uji Protein dengan Mengkomparasikan Hasil Tangkapan Nelayan dan Proses Hasil Pengolahan Ikan Nomei (Harpodon nehereus) Di Kota Tarakan.

Firdaus, M., Salim, G., Maradhy, E., & Abdiani, I. M. (2013). Uji variabel fekunditas, variabel TKG dan IKG dalam skala rasio kelamin pada ikan Nomei (Harpodon nehereus). Jurnal Harpodon Borneo, 6(2).

Firdaus, M., Salim, G., Maradhy, E., & Abdiani, I. M. (2013). Analisis pertumbuhan dan struktur umur ikan nomei (Harpadon nehereus) di perairan juata kota Tarakan. Jurnal Akuatika, 4(2).

Firdaus, M., Salim, G., Cahyadi, J., Weliyadi, E., & Bintoro, G. (2020). Model and nature of growth of red snapper fish (Lutjanus argentimaculatus (Forsskål, 1775)) fishing catch of bottom fish pots in Bunyu waters, North Kalimantan. AACL Bioflux, 13(3), 1410-1421.

M. Firdaus And G. Salim. (2011) “Mengkaji Faktor Kondisi Ikan Puput (Ilisha Elongata) Yang Berasal Dari Perairan Juata,” Vol. 3, Pp. 29–35.

Nugroho, E. D., Vlorensius, V., & Salurapa, A. (2017). Preferensi Pemijahan dan Habitat Ikan Nomei (Harpodon nehereus) di Perairan Juata Laut Tarakan Sebagai Upaya Konservasi. Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 5(1), 55-60.

Ratrinia, P. W., Azka, A., Hasibuan, N. E., & Suryono, M. (2019). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Garam Terhadap Komposisi Proksimat Pada Ikan Lomek (Harpodon Neherus) Asin Kering. Aurelia Journal, 1(1), 18-23.

Salim, G., Handayani, K. R., Anggoro, S., Indarjo, A., Syakti, A. D., Ibrahim, A. J., ... & PRAKOSO, L. Y. (2020). Morphometric analysis of Harpodon nehereus, Harpiosquilla raphidea, and Scylla serrata in the coastal waters of Tarakan, North Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(10).

Downloads

Published

2022-09-27