Aplikasi Teknologi Budidaya Ikan Lele Organik Superintensif Berbasis Bioflock 165 Untuk Menunjang Pendapatan Warga Kebon Raya Bukit Lama Palembang

Authors

  • Apit Fathurohman Universitas Sriwijaya
  • Herpandi Herpandi Universitas Sriwijaya
  • Mochamad Syaifudin Universitas Sriwijaya
  • Diah Kartika Sari Universitas Sriwijaya
  • Fauziyah Fauziyah Universitas Sriwijaya
  • Esti Susiloningsih Universitas Sriwijaya
  • Ahmad Fali Oklilas Universitas Sriwijaya

Keywords:

Budidaya, Lele, Bioflok

Abstract

Salah satu metode budidaya alternatif, yang dikenal sebagai Biofloc Technology (BFT), merupakan sebuah metode budidaya yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan nutrisi dan kualitas dari air kolam. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat Lorong Kebon Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: 1) Diskusi dengan RT/RW/Lurah/Tokoh Masyarakat; 2) Sosialisasi; 3) Pengenalan rancangan dan persiapan wadah; 4) Pendalaman materi akuakultur bioflok; 5) Pelatihan pembuatan media dan perbanyakan materi; 6) Setting instalasi dan penebaran media dan bateri; 7) Penebaran benih; 8) Sampling dan manajemen kualitas air; 9) Pemanenan dan pemasaran. Hasil yang didapat dari kegiatan budidaya ikan lele dengan menggunakan metode bioflok menunjukkan hasil yang dapat meningkatkan kualitas air pada budidaya ikan lele. Selain dari itu, hasil dari panen kolam dengan menggunakan sistem bioflock adalah 7 ekor/kg sedangkan kolam dengan menggunakan sistem biasa adalah 9 ekor/kg. Sekitar 28,57% lebih banyak uang yang dihasilkan di kolam bioflok 165 daribada di kolam biasa.

References

Asaduzzaman, M., Wahab, M. A., Verdegem, M. C. J., Huque, S., Salam, M. A., & Azim, M. E. (2008). C/N ratio control and substrate addition for periphyton development jointly enhance freshwater prawn Macrobrachium rosenbergii production in ponds. Aquaculture, 280(1–4), 117–123. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2008.04.019

Budidaya, D. J. P. (2013). Laporan Tahunan Direktorat Produksi Tahun 2013, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, KKP. Program, 1–50.

Dediyanto, K., Sulistiono, Utami, A. U., & Adharani, N. (2019). Akselerasi Performa Ikan Lele Dengan Sistem Bioflok Menggunakan Probiotik Fish Megaflok. Jurnal Lemuru, 1(1).

Hari, B., Madhusoodana Kurup, B., Varghese, J. T., Schrama, J. W., & Verdegem, M. C. J. (2004). Effects of carbohydrate addition on production in extensive shrimp culture systems. Aquaculture, 241(1–4), 179–194. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2004.07.002

Jatnika, D., Sumantadinata, K., & Pandjaitan, N. H. (2014). Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) di Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 9(1), 96–105. https://doi.org/10.29244/mikm.9.1.96-105

Mahyuddin, K. (2012). Pembesaran Ikan Lele di Berbagai Wadah Pemeliharaan mahyuddin. Penebar Swadaya.

Downloads

Published

2022-09-30