Penguatan Kompetensi Guru Di Kabupaten Bima Dalam Menyusun Program Sekolah

Authors

  • Nurfahurrahmah Nurfahurrahmah STKIP Bima
  • Ferawati Ferawati STKIP Bima
  • Erni Suryani STKIP Bima

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.910

Keywords:

Kompetensi guru, Kabupaten Bima, Program sekolah

Abstract

Mengingat jumlah guru di kabupaten Bima yang sangat banyak dalam setiap jenjang pendidikan mulai dari TK,SD, SMP dan SMK/SMA,serta potensi, bakat dan minat guru untuk dikembangkan tentunya penguatan kompetensi guru menjadi solusi terbaik dalam memajukan pendidikan di kabupaten Bima, salah satunya melalui program-program yang dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah baik ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler. Kegiatan ini tentunya turut mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila (P5). Dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 pasal 8, kompetensi guru meliputi : (a) kompetensi pedagogik; (b) kompetensi kepribadian); (c) kompetensi sosial; dan (d) kompetensi professional yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penguatan kompetensi guru di Kabupaten Bima dalam menyusun program sekolah sehingga terarah.  Kegiatan ini juga menghasilkan informasi penting bagi para praktisi dan mengambil kebijakan untuk dipertimbagkan dalam upaya mereka meningkatkan mutu pendidikan. Metode pelaksanaan dalam bentuk lokakarya yang didalam terdapat kegiatan pembimbingan dan pelatihan pada guru penggerak Kabupaten Bima, Teknik pengumpulan data melalui guru diberikan kesempatan untuk menyusun program sekolah baik dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler kemudian dipresentasikan di depan peserta lainnya untuk mendapatkan penguatan maupun perbaikan. Teknik analisis data dilihat dari kemampuan guru dalam menyusun program dan relevansinya program dengan kondisi sekolah.

References

Akram, K. & Bilal, H.A. (2013). Recruitement and retention of generation Y teachers in private educational sector of Pakistan. International Journal of Humanities and Social Science, 3(15), 227–232.

Ginting, R. R., Ginting, E. V., Hasibuan, R. J., & Perangin-angin, L. M. (2022). Analisis Faktor Tidak Meratanya Pendidikan Di Sdn0704 Sungai Korang. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(04), 407-416.

Herman, H., Nurfathurrahmah, N., Ferawati, F., Ariyansyah, A., & Suryani, E. (2022). Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Literasi Sains Siswa SMP Kelas VIII. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(4), 3087-3093.

Efferi, A. (2015). Model pendidikan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Quality : Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 237–256.

Fadhli, M. (2017). Manajemen peningkatan mutu pendidikan. Tadbir: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 1(2), 215-240.

Jaitun, S., & Nurfathurrahmah, N. (2023). Penerapan Metode Two Stay Two Stray dalam Menigkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA1 SMAN 1 Belo Tahun Pelajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA), 4(01), 1-5.

Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., Yumriani, Y., & BP, A. R. (2022). Pengertian Pendidikan ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa, 2(1), 1-8.

Kurniawati, F. N. (2022). Meninjau Permasalahan Rendahnya Kualitas Pendidikan Di Indonesia Dan Solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1-13. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i1.765

Puspita, D. G., & Andriani, D. E. (2021). Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Pertama Dan Permasalahannya. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(1), 21-37. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i1.1734

Spruit, M. R., & Adriana, T. (2015). Quantifying Education Quality in Secondary Schools. International Journal of Knowledge Society Research, 6(1), 55–86. https://doi.org/10.4018/ijksr.2015010104.

Tri, F. (2021). 4 Kompetensi Guru yang Wajib Dimiliki oleh Calon Guru. Guru Binar. https://gurubinar.id/blog/4-kompetensi-guru-yang-wajib-dimiliki-oleh-calon-guru?blog_id=53.

Downloads

Published

2023-12-20