https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/issue/feedJompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat2026-06-11T20:08:48+07:00Muh. Nasirperahubima@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> memiliki e-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314331757820" target="_blank" rel="noopener">2828-819X</a> dan p-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314151769448" target="_blank" rel="noopener">2828-8424</a>, menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang untuk membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. <strong>Jompa Abdi </strong>menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun <em><a href="https://docs.google.com/document/d/1czO11HI3TXllnht6hqf8kEYT33ks5cKo/edit#heading=h.gjdgxs" target="_blank" rel="noopener">template</a></em> yang sudah disediakan oleh pengelola. <strong>Jompa Abdi</strong> adalah jurnal <em>open access </em>yang dikelola Yayasan J<em>ompa Research and Development</em>. <strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/14760" target="_blank" rel="noopener">Terakreditasi SINTA 5,</a> sesuai SK Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Nomor: 10/C/C3/DT.05.00/2025. Terbit tiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.</p>https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2819Pemberdayaan Penderita Diabetes Melitus melalui Terapi Komplementer Pembuatan Sari Pati Bengkoang dan Akupresur2026-05-11T12:43:39+07:00Yuli Astutidewi.nur@bku.ac.idDewi Nur Sutiawatidewi.nur@bku.ac.idUum Safaridewi.nur@bku.ac.idTatik Setiarinidewi.nur@bku.ac.idMonika Blesinkidewi.nur@bku.ac.id<p><em>Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terus meningkat dan menyebabkan komplikasi makrovaskular maupun mikrovaskular. Pengendalian kadar glukosa darah yang optimal menjadi kunci utama dalam pencegahan komplikasi</em><em>. </em><em>Pendekatan </em><em>terapi komplementer seperti pemanfaatan bahan herbal dan teknik akupresur dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah secara nonfarmakologis serta meningkatkan kualitas hidup penderita DM.</em><em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita DM dalam memanfaatkan terapi komplementer melalui pembuatan sari pati bengkoang dan praktik akupresur mandiri di kelurahan pondok ranggon. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi pembuatan sari pati bengkoang, pelatihan teknik akupresur dan evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Data menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada 21 peserta yaitu dari rata- rata pengetahuan 4.67 meningkat menjadi 9.13. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dalam penerapan terapi komplementer sebagai upaya pengendalian kadar glukosa darah pada penderita DM. Pendekatan terapi komplementer berbasis potensi lokal seperti sari pati bengkoang dan teknik nonfarmakologis sederhana seperti akupresur dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam pengelolaan diabetes melitus di masyarakat.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2846Pendampingan Manajemen Keuangan Digital untuk Mendukung Legalitas Usaha UMKM Kelompok Kapitan Mandiri2026-05-15T15:33:59+07:00Wahyu Purwaningsihwahyuuntama24@gmail.comM. Fatchurahmanwahyuuntama24@gmail.comSiti Khotimahima.untama13@gmail.comEdi Setiawan setiawanedd27@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Kelompok Kapitan Mandiri dalam pengelolaan keuangan, administrasi usaha, serta pemanfaatan teknologi digital melalui pendampingan manajemen keuangan berbasis aplikasi pencatatan keuangan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu Maret – Mei 2026, dengan melibatkan 10 pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan learning by doing melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Aplikasi yang digunakan dalam pendampingan adalah BukuWarung berbasis Android yang memiliki fitur pencatatan pemasukan, pengeluaran, laporan laba rugi otomatis, dan arsip transaksi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan rata-rata nilai meningkat dari 52 menjadi 84 atau sebesar 61,5%. Sebanyak 80% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi secara mandiri menggunakan aplikasi digital dan mulai memisahkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga. Selain itu, peserta juga mampu menyusun laporan keuangan sederhana dan menata dokumen administrasi usaha secara lebih sistematis. Program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi digital, akuntabilitas usaha, dan kesiapan administrasi UMKM dalam mendukung legalitas serta akses pembiayaan usaha. Kegiatan pendampingan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat konsistensi penerapan pencatatan keuangan digital pada pelaku UMKM</em><em>.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2858Pelatihan Augmented Reality melalui Assemblr EDU bagi Guru SD untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran2026-05-15T15:36:49+07:00Urip Umayahuripumayah@gmail.comNisa Islaminisaislami@gmail.com<p><em>Transformasi digital dalam pendidikan dasar menuntut guru mampu mengintegrasikan teknologi inovatif dalam pembelajaran. Salah satu teknologi yang potensial ialah Augmented Reality (AR) yang dapat menyajikan materi secara interaktif, kontekstual, dan menarik sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik. Namun, keterbatasan kompetensi digital masih menjadi tantangan dalam penerapan media pembelajaran berbasis AR di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali guru SD dalam memanfaatkan platform Assemblr EDU sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk mendukung inovasi pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep Augmented Reality, pelatihan teknis penggunaan Assemblr EDU, pendampingan pengembangan media pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Kegiatan ini melibatkan 25 guru sekolah dasar yang tergabung dalam komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality. Guru mampu menghasilkan produk pembelajaran digital yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 serta memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan Assemblr EDU. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan Assemblr EDU efektif mendukung pengembangan kompetensi pedagogis berbasis teknologi dan kualitas pembelajaran digital. Selain itu, integrasi Augmented Reality dalam pembelajaran dasar terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep abstrak, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan Assemblr EDU menjadi strategi efektif dalam mendukung transformasi digital pendidikan dasar dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan</em><em>.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2923Transformasi Digital Perpustakaan Desa untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Desa Badran dan Bengkal Kabupaten Temanggung2026-05-29T06:28:49+07:00Rika Lusri Virgarika.virga@uin-suka.ac.idLikha Sari Anggrenilikhasari@staff.uns.ac.idYudie Apriantoyudieaprianto@upnvj.ac.idIndah Nariyatur Rachmahindah@uin-suka.ac.id<p><em>Kesenjangan antara rendahnya budaya literasi membaca dan tingginya akses internet di Indonesia menunjukkan perlunya strategi inovatif dalam mengembangkan minat baca masyarakat. Transformasi perpustakaan desa menuju digitalisasi menjadi salah satu solusi strategis. Fokus utama dalam penelitian ini diarahkan pada upaya transformasi perpustakaan desa melalui proses digitalisasi dengan menelaah strategi perencanaan, implementasi, serta dampaknya terhadap peningkatan akses bacaan masyarakat di perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Penelitian ini menggunakan konsep teori network society untuk melihat bagaimana transformasi digital perpustakan memengaruhi akses informasi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian participatory action research dengan menjadikan metode observasi dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan datanya. Lokasi penelitian dilakukan di perpustakaan Desa Badran dan Desa Bengkal, Kabupaten Temanggung. Kegiatan terdiri dari pelatihan kepada pengurus perpustakaan di kedua desa terkait media sosial, desain grafis, editing video, dan aplikasi digital perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya transformasi perpustakaan desa melalu proses digitalisasi memberikan dampak positif pada perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Dengan adanya digitalisasi tersebut, perpustakaan Desa Badran terlihat lebih tertata rapi dengan sistem penomoran dan sirkulasi yang jelas. Akses terhadap buku bacaan menjadi lebih mudah, cepat, dan relevan. Selain itu, akun media sosial perpustakaan mulai aktif digunakan sebagai sarana publikasi. Dengan demikian, masyarakat terutama anak-anak meningkat.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2771Edukasi Pemilahan dan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Paving Blok di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau2026-04-13T15:39:52+07:00Fitri Mairizkifitrimairizki@eng.uir.ac.idArief Yandra Putraariefyandra0811@edu.uir.ac.idHarmiyati Harmiyatiharmiyati.mimi@eng.uir.ac.idDenofia Arischadenofiaarischa@student.uir.ac.idMuhammad Nur Alimmuhammadnuralim@student.uir.ac.id<p><em>Permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di lingkungan sekolah yang menghasilkan sampah plastik sekali pakai dalam jumlah cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah plastik melalui edukasi pemilahan dan daur ulang sampah plastik menjadi paving blok. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, dengan metode sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan perubahan distribusi nilai. Pada pre-test, nilai peserta didominasi kategori baik (50%) dan cukup (44%), dengan sebagian kecil pada kategori sangat baik (2%) dan kurang (4%). Setelah kegiatan pengabdian, terjadi pergeseran nilai ke kategori yang lebih tinggi, yaitu sangat baik (58%) dan baik (31%), sementara kategori cukup menurun menjadi 9% dan kategori kurang menjadi 2%. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan paving blok dari limbah plastik sebagai produk bernilai guna, walaupun masih dalam skala terbatas. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan fasilitas agar pemanfaatan sampah plastik dapat diterapkan secara lebih optimal dan berkesinambungan di lingkungan sekolah</em><em>.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2800Edukasi Manajemen Konflik Kerja sebagai Upaya Meningkatkan Keseiapan Magang Siswa SMK2026-04-26T12:55:16+07:00Hery Verianto Theheryveriantothe@gmail.com<p><em>Kemampuan soft skill siswa SMK untuk menjalani magang masih terbatas sehingga perlu diberikan perbekalan, salah satunya mengenai manajemen konflik. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mempersiapkan siswa SMK Katolik Santa Maria Pontianak yang berjumlah 107 siswa yang akan magang di berbagai industri di wilayah Kota Pontianak. Kegiatan ini dilakukan melalui Ceramah interaktif. Pre-test dan Post-test diberikan untuk mengetahui keefektifan kegiatan ini. Hasilnya memperlihatkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dari 58,6 menjadi 82,4 dan persepsi dari 2,9 menjadi 4,3. Ini menunjukkan kegiatan ini efektif sebagai materi perbekalan magang siswa SMK serta dapat menjadi strategi penguatan soft skills sebelum memasuki dunia industri</em><em>.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2782Transformasi Kesehatan dan Lingkungan melalui Edukasi Komprehensif di Desa Samaenre Semaja2026-05-18T05:51:24+07:00Gusni Fitrigusnifitri@borneo.ac.idMaria Imaculata Oseonijuntak@gmail.comAhmat Pujiantoahmatpujianto@borneo.ac.idKhaerunnisa Khaerunnisakhaerunnisa@borneo.ac.idAndre Nugrahaandrenugraha@gmail.comSalsabilla Salsabillasalsabilla@gmail.comArdianus Gaspar Lili Purekardianusgasparlilipurek@gmail.comRisa Risarisa@gmail.com<p><em>Desa Samaenre Semaja menghadapi berbagai permasalahan yang memerlukan penanganan terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan hasil observasi, terdapat tiga masalah prioritas, yaitu kesehatan, lingkungan, dan pendidikan. Pada bidang kesehatan, keterbatasan sarana dan prasarana serta minimnya tenaga kesehatan menjadi kendala utama. Desa hanya memiliki Poskesdes dengan layanan bidan, sementara puskesmas berada pada jarak yang cukup jauh. Selain itu, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan penanganan kegawatdaruratan masih rendah. Ditemukan pula kasus stunting pada lima anak. Pada bidang lingkungan, pengelolaan sampah serta limbah rumah tangga dan pertanian belum dilakukan secara optimal. Sementara itu, pada bidang pendidikan masih terdapat keterbatasan fasilitas belajar seperti ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium yang berdampak pada rendahnya variasi pembelajaran dan minat belajar siswa.Sebagai upaya penyelesaian, dilaksanakan Program Sentuhan Sehat: Transformasi Kesehatan dan Lingkungan melalui Edukasi Komprehensif di Desa Samaenre Semaja. Program ini meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pembentukan masyarakat sehat melalui edukasi gizi, kegawatdaruratan, dan kesehatan keluarga; inovasi lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah, pembuatan pupuk cair, dan pemanfaatan pekarangan; serta petualangan ekologi bagi siswa sekolah dasar. Pelaksanaan program dilakukan melalui koordinasi dengan mitra, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan, lingkungan, dan pendidikan.</em></p>2026-06-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2895Pelatihan Strategi Branding Produk untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM pada Asosiasi KUPU SUTERA di Kabupaten Pasuruan2026-05-22T06:01:53+07:00Juwita Sarijuwitasari@stiesia.comTitik Mildawatititikmildawati@stiesia.ac.idAlifio Rahmanqaalifiorahmanqa@stiesia.ac.idYahya Yahyayahya@stiesia.ac.id<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengoptimalkan branding produk guna meningkatkan daya saing usaha dan kepercayaan konsumen. Mitra kegiatan adalah Asosiasi KUPU SUTERA di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang terdiri atas pelaku usaha produsen daster, minuman herbal, batik, rajut, dan produk kreatif lainnya. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pemahaman mengenai branding produk, seperti: identitas merek, desain kemasan, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi digital. Kegiatan dilaksanakan selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 melalui tahapan survey pendahuluan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif, diskusi, simulasi, dan pendampingan langsung. Materi yang diberikan meliputi branding produk, desain kemasan, fotografi produk, pembuatan konten digital dan digital marketing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat, 95% peserta memahami materi yang diberikan, dan 100% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam mengembangkan branding produk serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing UMKM secara berkelanjutan.</em></p>2026-06-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2866Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit Pisang di Kelurahan Foramadiahi Ternate2026-05-15T15:48:06+07:00Hesti Trisnianti Burhanhestitrisnianti@unkhair.ac.idRufaidah Azzahrahrufaidahazzahrah@gmaiil.comSitti Hartinasittihartina@gmail.comLiasari Armaijinliasariarmaijin@gmail.comWahyunita Do Tokawahyunitadotoka@gmail.comNur Upik En Masrikanurupikenmasrika@gmail.comAmran Nuramrannur@gmail.comLola’ Tulak Rerunglola’tulakrerung@gmail.comMarhamah Marhamahmarhamah@gmail.comMuh Danial Fajrimuhdanialfajri@gmail.comNurul Izzah H. L. Pasinurulizzahpasi@gmail.comNissa Ariska SuwardiNnssaariskasuwardi@gmail.com<p><em>Kelurahan Foramadiahi, Kecamatan Pulau Ternate, memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, terutama pada sektor pertanian. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah kulit pisang yang selama ini umumnya dibuang sebagai limbah rumah tangga. Padahal, kulit pisang mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan polifenol, yang memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Foramadiahi dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk hand sanitizer yang bernilai guna dan ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi mengenai formulasi dan pengemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar kulit pisang. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada 40 peserta yang mengikuti pelatihan. Sebelum pelatihan, peserta dengan kategori pengetahuan tinggi hanya berjumlah 5 orang (12,5%), sedangkan 35 orang (87,5%) berada pada kategori pengetahuan rendah. Setelah pelatihan, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat menjadi 35 orang (87,5%), sementara peserta dengan kategori pengetahuan rendah menurun menjadi 5 orang (12,5%). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan baku hand sanitizer dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sekaligus memberdayakan masyarakat.</em></p>2026-06-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2867Optimalisasi Probiotik sebagai Alternatif Antibiotik pada Peternakan Ayam Petelur di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat2026-05-15T15:45:31+07:00Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadimuh.aidilfitriyanfs@staff.unram.ac.idMaula Asrofimaulaasrofi5@gmail.comMuhammad Siswandimuhamadsiswandi402@gmail.comLalu Unsunnidhallaluunsunnidhal@gmail.comMohammad Hasil Tamzilhasilemhatamsil@yahoo.comBudi Indarsihbudiindarsih@unram.ac.idI Gede Nano Septiannanoseptian@staff.unram.ac.idZaid Al Gifarizaidalgifari@staff.unram.ac.idIne Karniinekarni@unram.ac.idRyan Aryadin Putraryan@unram.ac.idMuhamad Alim_ali@unram.ac.idKhairil Anwarkhairilanwar1997@unram.ac.id<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak ayam petelur mengenai penggunaan antibiotik yang bijak serta pemanfaatan probiotik sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan antibiotik. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan 32 peternak ayam petelur. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup penggunaan antibiotik yang tepat, dampak penggunaan antibiotik berlebihan, manfaat probiotik, serta cara aplikasinya.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi hanya sekitar 10% peserta yang memahami penggunaan antibiotik sesuai prosedur, terutama terkait dosis, lama pemberian, dan masa henti obat (withdrawal time). Setelah kegiatan dilaksanakan, tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi sekitar 85%. Peserta mulai memahami risiko resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak, serta manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ayam petelur. Demonstrasi praktik dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak menuju manajemen kesehatan ternak yang lebih aman dan berkelanjutan.</em></p>2026-06-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2943Peningkatan Produktivitas UMKM Binaan Baznas Microfinance Sawojajar melalui Fintech Syariah2026-06-02T20:09:47+07:00Andro Agil Nur Rakhmadandro.agil.fe@um.ac.idEliza Silviana Miftakhelizasilviana.feb@um.ac.idDevita Maulina Putridevita.maulina@unmer.ac.idHanjar Ikrima Nandahanjar.ikrima.fe@um.ac.id<p><em>UMKM merupakan sektor ekonomi strategis yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala akses pembiayaan dan literasi keuangan. BAZNAS Microfinance Desa (BMD) hadir sebagai lembaga intermediasi keuangan syariah yang memberikan pendampingan dan pembiayaan mikro kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan produktivitas UMKM binaan BMD Sawojajar melalui pelatihan pemanfaatan teknologi finansial (fintech) berbasis syariah sebagai upaya digitalisasi tata kelola usaha. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pendampingan bisnis, demonstrasi aplikasi fintech syariah, serta evaluasi perkembangan usaha. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan omzet rata-rata sebesar 28% setelah tiga bulan dibandingkan periode sebelumnya, serta efisiensi transaksi usaha setelah memanfaatkan layanan fintech syariah dengan melibatkan 30 pelaku UMKM binaan BAZNAS Microfinance Desa</em><em>.</em></p>2026-06-13T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat