Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi
<p><strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> memiliki e-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314331757820" target="_blank" rel="noopener">2828-819X</a> dan p-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314151769448" target="_blank" rel="noopener">2828-8424</a>, menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang untuk membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. <strong>Jompa Abdi </strong>menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun <em><a href="https://docs.google.com/document/d/1czO11HI3TXllnht6hqf8kEYT33ks5cKo/edit#heading=h.gjdgxs" target="_blank" rel="noopener">template</a></em> yang sudah disediakan oleh pengelola. <strong>Jompa Abdi</strong> adalah jurnal <em>open access </em>yang dikelola Yayasan J<em>ompa Research and Development</em>. <strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/14760" target="_blank" rel="noopener">Terakreditasi SINTA 5,</a> sesuai SK Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Nomor: 10/C/C3/DT.05.00/2025. Terbit tiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.</p>Yayasan Jompa Research and Developmenten-USJompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat2828-8424Edukasi Dampak Pemanis Buatan Dalam Minuman Kemasan Bagi Pelajar di MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2189
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberi pengetahuan kepada siswa di Mts Darul Ulum Sasa Kota Ternate mengenai efek merugikan yang bisa ditimbulkan dikemudian hari sebagai akibat berlebihan dalam mengkonsumsi minuman mengandung pemanis buatan yang beredar dipasaran saat ini. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari dua kegiatan yakni penyuluhan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini mencakup penyuluhan minuman kemasan, macam-macam pemanis buatan, efek yang ditimbulkan oleh pemanis buatan jika dikonsumsi berlebihan, kandungan dan jenis gula yang aman dikonsumsi, durasi dan jumlah minuman kemasan yang boleh dikonsumsi. Pendampingan diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru bagi pelajar dalam melakukan skrining kandungan/komposisi pemanis buatan pada minuman kemasan yang beredar terkait nilai gizi dan batas asupan gula harian. Luaran yang dihasilkan berupa brosur dan leaflet informatif dan hasil kegiatan dipublikasikan pada jurnal pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan para pelajar di kota Ternate umumnya dan di MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate khususnya bisa memilih konsumsi jajanan sehat dan terhindar dari penggunaan zat aditif pada makanan serta dapat meningkatkan kesehatan pelajar dan masyarakat pada umumnya.</em></p>Muhammad Subhan A. SibaduMuh Danial FajriMutmainnah Mutmainnah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-09511710.57218/jompaabdi.v5i1.2189Pembinaan Pemuda Kampung Yongsu Desoyo Dalam Pemanfaatan Sampah Organik dan Ampas Sagu Menjadi Pupuk Bokashi
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2638
<p><em>Kampung Yongsu Desoyo memiliki potensi hortikultura melimpah di kaki Gunung Cycloop, namun pengembangannya terhambat oleh aksesibilitas yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut. Ketergantungan pada pupuk kimia dari kota menjadi kendala utama karena harga pupuk yang mahal dan biaya transportasi perahu motor yang tinggi. Selama ini, petani hanya mengandalkan proses pelapukan alami dari sisa pangkasan tanaman dan limbah organik, namun cara ini dinilai kurang efektif karena proses dekomposisi yang lama dan risiko penumpukan sampah lingkungan. Selain itu, limbah ampas sagu yang melimpah di dusun sekitar juga belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda kampung dalam mengolah limbah organik rumah tangga, sisa pangkasan tanaman, dan ampas sagu menjadi pupuk bokashi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui demonstrasi plot dan pendampingan teknis. Pemuda dilatih mengolah berbagai biomassa lokal tersebut menggunakan aktivator organik berupa EM4 untuk mempercepat proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai teknik budidaya intensif dan manajemen limbah. Pemanfaatan sampah organik dari rumah tangga, sisa pangkasan dari tanaman di sekitar dan ampas sagu menjadi pupuk bokashi terbukti efektif menyediakan nutrisi bagi tanaman buah seperti rambutan, pete, pisang, pinang, durian tanpa harus bergantung pada input atau pasokan pupuk kimia dari luar kampung. Kesimpulannya, pembinaan ini berhasil menciptakan kemandirian pupuk, mengurangi beban limbah lingkungan, dan memberdayakan pemuda sebagai aktor penggerak pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap kondisi geografis wilayah pesisir.</em></p>Yulius Gae LadaPaulus MandibondiboFrank Leonard ApituleyAmadion Andika WanaputraSilvans Tande Bura
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-095181410.57218/jompaabdi.v5i1.2638Pendampingan Mahasiswa Dalam Mengidentifikasi Dampak Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Panji
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2488
<p><em>Pengabdian ini </em><em> bertujuan mengetahui dampak bermain game online terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Panji melalui pengamatan langsung</em><em> ke lokasi sekolah</em><em> dan pengisian angket</em><em> oleh siswa</em><em>. Subjek </em><em>pengabdian</em><em> berjumlah 17 siswa diberikan angket berisi 10 item pernyataan dengan skor maksimum 40. Hasil observasi awal menunjukkan adanya perilaku kurang disiplin </em><em>ada </em><em>dua siswa yang datang terlambat serta beberapa siswa </em><em>di dalam kelas </em><em>berbicara dengan temannya saat pembelajaran berlangsung</em><em> di dalam kelas</em><em>. Hasil angket menunjukkan bahwa 52,94% siswa berada pada kategori Tidak Setuju, berarti </em><em>siswa SMP Negeri 5 Pnaji</em><em> tidak merasakan dampak signifikan dari game online terhadap motivasi belajar. Namun, 47,06% siswa berada pada kategori Cukup, Setuju, dan Sangat Setuju, yang mengindikasikan adanya kecenderungan </em><em>kendala dalam</em><em> motivasi belajar pada sejumlah siswa. Temuan </em><em>oleh tim pengabdian yang berkolaborasi dengan mahasiswa program studi pendidikan matematika</em><em> menunjukkan bahwa meskipun mayoritas siswa tidak terdampak, terdapat kelompok tertentu yang berisiko mengalami penurunan motivasi dan fokus akibat intensitas bermain game online. Oleh sebab itu, pengawasan penggunaan game online</em> <em>dan penguatan motivasi belajar </em><em>oleh pendidikan </em><em>perlu dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran</em><em> yang berlangsung dikelas</em><em>.</em></p>Yesi PuspitasariRahmat Shofan RazakiUlfatul HasanahAyu Faizatul Mabrurah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951152110.57218/jompaabdi.v5i1.2488Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Sistem Penunjang Keputusan Diagnosis Penyakit Bagi Tenaga Kesehatan Di Kota Padang Tahun 2025
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2712
<p><em>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong inovasi dalam pelayanan kesehatan, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam sistem penunjang keputusan diagnosis penyakit. Teknologi ini mampu membantu tenaga kesehatan dalam menganalisis data medis secara lebih cepat dan akurat sehingga dapat mendukung proses pengambilan keputusan klinis. Namun demikian, pemahaman tenaga kesehatan mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam pelayanan kesehatan masih relatif terbatas, terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kondisi ini menyebabkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses diagnosis penyakit dan pengelolaan data kesehatan belum dilakukan secara optimal. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai konsep dan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam sistem penunjang keputusan diagnosis penyakit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif kepada tenaga kesehatan di Kota Padang. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep dasar Artificial Intelligence, penerapan teknologi AI dalam bidang kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai potensi teknologi AI dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam praktik pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan klinis oleh tenaga kesehatan di Kota Padang.</em></p>Irvandori AplanaDian Paramitha AsyariEriwandi Eriwandi
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951222710.57218/jompaabdi.v5i1.2712Optimizing The Health Of The Dental Supporting Network In Labuhan Ratu Raya Village, Labuhan Ratu District Through Village Community Guidance
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2567
<p><em>Problems with supporting tissue health, such as gingivitis, periodontitis, tartar, and loose teeth, are still quite common among the elderly in Labuhan Ratu Raya. This condition is influenced by a lack of understanding of oral hygiene, improper brushing techniques, and a lack of awareness of routine dental checkups. In response to this situation, the community service team conducted a series of educational activities, examinations, and training involving the elderly, their families, and health cadres. The health cadres also expressed their readiness to continue routine coaching for the elderly in their respective communities. Overall, these activities have had a positive impact on improving the oral health of the elderly in Labuhan Ratu Raya Village. It is hoped that these coaching activities will continue and become part of ongoing efforts to prevent periodontal problems, thereby further improving the quality of life for the elderly in the area.</em></p>Suryani Catur SupraptiIndah BudiartiRizki Nurul FatimahSepriana UriantiSri WahyuniSri MurwaningsihAryudhi Armis
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951283410.57218/jompaabdi.v5i1.2567Dari Limbah Menjadi Berkualitas: Program Pelatihan Pembuatan Kompos Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Meruya Utara
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2634
<p><em>Program pelatihan pembuatan kompos di Kelurahan Meruya Utara dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi meningkatnya volume sampah daun, belum adanya tata cara pengelolaan limbah organik, rendahnya kondisi ekonomi masyarakat, serta munculnya binatang melata akibat tumpukan sampah. Melalui pendekatan berbasis komunitas, kegiatan ini dirancang dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup manajemen rantai pasok sampah, penggunaan alat pencacah daun, teknik pembuatan kompos, serta pelatihan desain label, kemasan ramah lingkungan, dan strategi penetapan harga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik, berkurangnya volume sampah, serta terciptanya produk pupuk kompos berkualitas yang memiliki nilai ekonomi. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG 11 dan SDG 12) serta mendukung pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan keberhasilan program dapat dipertahankan dan dikembangkan ke wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa</em><em>.</em></p>Lutfi AlhazamiMargono SugengIrma RahmawatiSiaw Siau SieVina Vina
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951354310.57218/jompaabdi.v5i1.2634Pembelajaran Kreatif Berbasis Outbound Kids dan Implikasinya Terhadap Citra Sekolah Di TK ABA 1 Cindogo Bondowoso
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2602
<p><em>Perkembangan media digital menuntut lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu mengelola komunikasi dan citra sekolah secara strategis. Pembelajaran inovatif menjadi pesan utama dalam membangun persepsi publik terhadap lembaga pendidikan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru taman kanak-kanak melalui pelatihan berbasis Training of Trainer (TOT) Outbound Kids yang terintegrasi dengan model PAIKEM GEMBROT, sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding sekolah.</em> <em>Metode pengabdian dilaksanakan melalui pelatihan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan 55 guru TK se-Kecamatan Tapen, Bondowoso. Guru diposisikan sebagai subjek utama kegiatan, sementara siswa menjadi penerima manfaat tidak langsung melalui implementasi hasil pelatihan dalam pembelajaran.</em> <em>Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan berbasis Outbound Kids. Implementasi oleh guru berdampak positif terhadap keterlibatan, perkembangan motorik, kognitif, sosial-emosional, serta pembentukan karakter anak. Selain itu, aktivitas pembelajaran inovatif menghasilkan konten komunikasi yang memperkuat citra sekolah di mata masyarakat.</em> <em>Disimpulkan bahwa pelatihan guru berbasis TOT Outbound Kids merupakan strategi pengabdian yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding lembaga pendidikan</em><em>.</em></p>Ari SusantiDwimay Fawzy
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951445310.57218/jompaabdi.v5i1.2602Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga dan Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Budidaya Sayuran Di Sekitar Bank Sampah “Mitra Mandiri” Bandungrejosari, Malang
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2632
<p>Kegiatan pengabdian “pemanfaatan sampah rumah tangga dan pemanfaatan lahan kosong di sekitar Bank Sampah “Mitra Mandiri” RT 07 RW 03 Bandungrejosari, Malang merupakan Kerjasama dari dosen Fakultas Pertanian Universitas Wisnuwardhana Malang dengan Bank Sampah “Mitra Mandiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah memanfaatkan sampah rumah tangga yang dihasilkan warga di sekitar Bank Sampah Mandiri dan memanfaatkan lahan kosong disekitarnya. Sampah yang dapat digunakan adalah gallon bekas air mineral, yang dimanfaatkan sebagai tempat untuk budidaya sayuran. Dengan memanfaatkan gallon bekas air mineral, diharapkan dapat mengurangi sampah rumah tangga yang dihasilkan. Metode pelaksanaan pengabdian adalah dengan melakukan pendampingan kepada warga disekitar Bank Sampah “ Mitra Mandiri” untuk budidaya sayuran dengan memanfaatkan sampah rumah tangga yaitu gallon air mineral. Memberikan pelatihan persiapan media tanam, pelatihan pembibitan dan budidaya sayuran serta pengelolaan pasca panen kepada mitra. Program pengabdian ini berlangsung kurang lebih selama enam (6) bulan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam budidaya sayuran disekitar rumah dengan memanfaatkan sampah rumah tangga, serta pengelelolaan pasca panen. Harapan kedepannya dengan mitra terus melakukan kegiatan budidaya sayuran disekitar rumah masing-masing adalah dapat memenuhi ketahanan pangan keluarga dan harapan yang lainnya adalah mitra mampu melakukan kegiatan budidaya sayuran ini untuk ketahanan ekonomi. Rekomendasi dari kegiatan pengabdian dosen Fakultas pertanian universitas Wisnuwardhana Malang dengan Bank Sampah “Mitra Mandiri” adalah Masyarakat disekitar dapat melanjutkan kegiatan yang sudah ada untuk ketahanan pangan dan ketahan ekonomi mitra<strong><em>.</em></strong></p>Muhandoyo MuhandoyoMariana Fitri RahmawatiUmi AfdahMikael Adri Budi Sulityo
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-092026-03-0951546210.57218/jompaabdi.v5i1.2632Implementasi Stimulasi Sentuh Untuk Meningkatan Atensi dan Menurunkan Gangguan Perilaku Siswa di KB TK DAYCARE 'Aisyiyah 34 Ngagel Surabaya
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2619
<p><em>Gangguan atensi pada anak usia dini sering kali menjadi hambatan utama dalam proses belajar di kelas, namun guru cenderung masih menggunakan pendekatan instruksional verbal yang kurang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian guru di KB TK Daycare 'Aisyiyah 34 Ngagel Surabaya dalam menangani gangguan atensi siswa melalui teknik stimulasi sentuh (tactile stimulation). Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga pilar utama: transfer pengetahuan tentang gangguan atensi pada anak, pemahaman teori stimulasi sentuh berbasis bukti (evidence-based), dan pelatihan keterampilan praktis (hands-on) dengan dukungan media buku panduan serta video tutorial interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas kognitif guru mengenai patologi anak gangguan atensi (dari skor 45,0 ke 88,5) dan landasan teori stimulasi sentuh (dari skor 2 ke 89). Secara psikomotor, kompetensi guru dalam mengaplikasikan teknik deep pressure meningkat drastis (dari 0 ke 75), di mana para guru mampu menentukan lokasi anatomis dan ritme stimulasi secara presisi. Kegiatan ini berhasil mengubah paradigma guru dari sekadar pengajaran disiplin menjadi fasilitasi kesiapan saraf (neuro-supportive). Simpulan dari program ini adalah stimulasi sentuh dapat diterima menjadi prosedur di sekolah yang efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi anak didik dengan gangguan atensi</em><em>.</em></p>Khabib AbdullahAtik SwandariAnnisa' Wigati RozifaAllya AgustiniaNayya Firdaus
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-1251637010.57218/jompaabdi.v5i1.2619Pelatihan Media Edukatif Wayang Beber Cerita Fabel Sebagai Penguatan Visual-Spatial Intelligence Siswa di SD Negeri Beji Banjarnegara
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2147
<p><em>Visual-spatial intelligence merupakan kemampuan siswa untuk berpikir dalam bentuk gambar dan memahami hubungan antar ruang dan bentuk, yang sangat krusial dalam mendukung kemampuan kreativitas dan problem solving dalam bidang seni. Visual-spasial intelligence merupakan salah satu aspek penting dalam media edukatif di sekolah dasar. Wayang beber memiliki unsur yang berkaitan erat dalam meningkatkan Visual-spatial intelligence. Terkait media edukasi, wayang beber memiliki potensi untuk dikembangkan dalam bentuk cerita fabel. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan Visual-spatial intelligence yang berbasis pada pengenalan warisan budaya yaitu wayang beber cerita fabel.Adapun Program pengabdian ini dirancang untuk memberikan pelatihan kepada guru di SD Negeri Beji Banjarnegara dalam membuat media edukatif berbasis warisan budaya. Pelatihan ini mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2024 berkaitan dengan analisis preferensi gaya belajar Visual. Tahapan dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Tahapan Persiapan (Pra-Kegiatan) terdiri dari koordinasi awal, penyusunan modul pelatihan, dan pembuatan media contoh. (2) Tahapan Pelatihan Media Edukatif (Kegiatan) terdiri dari sesi 1 pemberian materi, sesi 2 studi kasus, dan sesi 3 praktik. (3) Tahapan Evaluasi dan Pelaporan (Pasca-Kegiatan) meliputi formatif dan sumatif. Secara umum tujuan program pengabdian yaitu meningkatnya kompetensi guru dalam merancang media edukatif wayang beber cerita fabel sebagai penguatan visual-spatial intelligence siswa. Target luaran berupa modul pelatihan, karya wayang beber cerita fabel; publikasi jurnal; dan publikasi di media masa online.</em></p>Ageng PamungkasGayuh StyonoSabrina Putri AprilajMahendra Vicky
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-1251718010.57218/jompaabdi.v5i1.2147Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Menjadi Sabun Bernilai Guna Sebagai Upaya Mengurangi Dampak Pencemaran Lingkungan
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/81-88
<p><em>Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang tanpa pengelolaan yang tepat sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak dan pemanfaatan minyak jelantah menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih kelompok PKK Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY dalam mengelola minyak jelantah menjadi sabun cair yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif melalui tahapan survei dan diskusi dengan mitra, sosialisasi, praktik pembuatan sabun cair, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebagian besar mitra belum memiliki pengelolaan minyak jelantah yang baik. Setelah pelatihan, mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair serta menunjukkan respon positif terhadap produk yang dihasilkan. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cair dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan, menekan pengeluaran rumah tangga, serta berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan ekonomi berkelanjutan</em><em>.</em></p>Sadiyah SugiartiJanatu LestariIndriawati IndriawatiFitri Rahmawati
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-125110.57218/jompaabdi.v5i1.2529Dari Pengetahuan ke Praktik: Edukasi Partisipatif Berbasis Herbal Lokal sebagai Strategi Perubahan Perilaku Kesehatan Masyarakat
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2613
<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku kesehatan masyarakat melalui edukasi partisipatif berbasis pemanfaatan herbal lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sasaran adalah adanya kesenjangan antara pengetahuan tentang manfaat bahan herbal dengan praktik perilaku kesehatan preventif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada kelompok masyarakat di Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, dengan sasaran utama perempuan dewasa sebagai pengelola kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan edukasi interaktif, diskusi kelompok, serta praktik langsung pengolahan minuman herbal berbasis bahan lokal seperti kunyit dan temulawak. Media pendukung berupa brosur sederhana digunakan untuk memperkuat pemahaman dan memfasilitasi proses pembelajaran kontekstual. Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat komponen perubahan perilaku kesehatan yang meliputi peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, penguatan kepercayaan diri, dan keterampilan praktik masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat herbal lokal serta perubahan sikap yang lebih positif terhadap perilaku konsumsi minuman sehat. Peserta juga menunjukkan kemampuan praktik mandiri dalam pengolahan herbal dan komitmen untuk menerapkan perilaku tersebut secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi partisipatif berbasis praktik terbukti efektif dalam menjembatani transisi dari pengetahuan menuju tindakan nyata dalam perilaku kesehatan masyarakat. Sebagai rekomendasi, pendekatan edukasi partisipatif berbasis kearifan lokal dapat dijadikan strategi promosi kesehatan berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.</em></p>Yuli RahayuNur Indah Atifah AnwarNurul IlmiAni AsramDicky Indirwan
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-1251899510.57218/jompaabdi.v5i1.2613Kulit Sehat Hati Senang: Kenali Skabies dan Jaga Kebersihan Diri
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2650
<p><em>Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi kutu Sarcoptes scabiei varietas hominis. Skabies sering diabaikan oleh masyarakat, sehingga penyakit ini menjadi salah satu masalah di seluruh dunia. Penyakit ini lebih banyak terjadi di negara berkembang, terutama di daerah endemis dengan iklim tropis dan subtropis, seperti Afrika, Amerika Selatan, dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi tentang penyakit skabies dan cara pencegahannya. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan disertai demonstrasi dan poster dengan memberikan edukasi tentang penyakit skabies dan kebersihan diri, demonstrasi 6 langkah cuci tangan yang benar, dan dilakukan pre-posttest sebagai evaluasi. Peserta kegiatan ini adalah santriwati di Muhammadiyah Boarding School sebanyak 135 orang. Setelah dilakukan kegiatan, hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai 91.39 (baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan yang diberikan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan santri. Diharapkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan skabies melalui menjaga kebersihan diri dan lingkungan pada santri sebaiknya diberikan secara konsisten.</em></p>Ayuk Cucuk IskandarNajihah NajihahFerly Yacoline PailunganMais Wuri AnjaniSiti OktavianiWahjianty WahjiantyFadhilah Adristi AnandaNur LianaCindy HaryaniSusi LuciaNurul FazilaYerina SiskaKristi Jhony
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-12519610110.57218/jompaabdi.v5i1.2650Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence Grammar Tools Pada Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Mahasiswa Baru
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2646
<p><em>Kemampuan menulis bahasa Inggris mahasiswa baru masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek tata bahasa (grammar), struktur kalimat, dan koherensi paragraf. Perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) menghadirkan berbagai alat bantu pengecekan tata bahasa yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris mahasiswa baru melalui pelatihan penggunaan AI grammar tools secara bijak dan efektif. Metode yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi hasil tulisan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap kesalahan grammar serta peningkatan kualitas tulisan secara signifikan. Pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran etika digital dalam penggunaan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir.</em></p>Sinta SMarini MariniSarwindah SarwindahSyafrul Irawadi
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-122026-03-125110210710.57218/jompaabdi.v5i1.2646Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Juru Gambar Trase Jalan dan Jembatan di SMKN 1 Mandiraja Jawa Tengah
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2541
<p><em>Sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi merupakan instrumen penting untuk menjamin kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia. Juru gambar trase jalan dan jembatan adalah salah satu tenaga kerja teknis yang berperan strategis dalam proyek infrastruktur. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap skema sertifikasi kompetensi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan siswa SMKN 1 Mandiraja Banjarnegara mengenai sertifikasi kompetensi juru gambar trase jalan dan jembatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi CAD, serta pendampingan dan evaluasi. Data diperoleh dari hasil pre-test dan post-test, observasi kegiatan, serta dokumentasi sebagaimana tercantum dalam laporan pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap SKKNI, alur sertifikasi, dan keterampilan teknis gambar berbasis CAD. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapan sekolah dan guru dalam mempersiapkan siswa menuju tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan tersertifikasi.</em></p>Veronica Diana Anis Anggorowati
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-162026-03-165110811410.57218/jompaabdi.v5i1.2541Integrasi Neurosains dan Nilai-Nilai Islam Dalam Program Parenting Untuk Penguatan Pengasuhan Anak Usia Dini
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2515
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mengasuh anak usia dini melalui program parenting berbasis integrasi neurosains dan nilai-nilai Islam. Program dilaksanakan di TK Diponegoro 157 Kalisalak dari bulan September hingga Desember 2025 dengan melibatkan 30 orang tua, 3 guru PAUD, dan 2 tokoh agama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan partisipatif, melalui tahapan pemetaan aset komunitas, pelatihan, workshop, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan meliputi pemahaman fungsi otak anak, regulasi emosi, komunikasi positif, dan penerapan nilai-nilai rahmah, uswah hasanah, serta ta’dib dalam pengasuhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua sebesar 40%, dengan 87% peserta memahami hubungan antara emosi dan perkembangan otak anak, serta perubahan perilaku pengasuhan yang lebih positif (85%) dan spiritual (80%). Dampak berkelanjutan dari kegiatan ini adalah terbentuknya Komunitas Parenting Islami Berbasis Neurosains sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan keluarga. Program ini membuktikan bahwa integrasi neurosains dan nilai-nilai Islam, dengan pendekatan ABCD, efektif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini dan membangun komunitas keluarga yang berdaya, berilmu, dan berakhlak.</em></p>Nasrul UmamInayatul LathifahIka Zafira Ulfana
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-162026-03-165111512510.57218/jompaabdi.v5i1.2515Upaya Peningkatan Produksi Asi Melalui Edukasi Makanan Laktogogue dan Pijat Oksitosin Pada Ibu Menyusui Di Desa Karang Anyar Lampung Selatan
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2037
<p><em>Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang optimal merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi serta kualitas hidup ibu dan anak. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang menghadapi kendala dalam produksi ASI sehingga diperlukan intervensi yang tepat, sederhana, dan mudah diaplikasikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui konsumsi makanan laktogogue serta praktik pijat oksitosin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai makanan laktogogue dan teknik pijat oksitosin sebagai strategi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Metode kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Kegiatan inti dilakukan di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan, dengan peserta sebanyak 30 ibu menyusui. Intervensi yang diberikan berupa edukasi makanan laktogogue menggunakan leaflet serta demonstrasi pijat oksitosin yang dipraktikkan secara langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik pengetahuan maupun keterampilan peserta. Pengetahuan ibu mengenai makanan laktogogue kategori baik meningkat dari 26,7% menjadi 83,3%, sedangkan keterampilan pijat oksitosin kategori baik meningkat dari 16,7% menjadi 80,0%. Rata-rata skor pengetahuan meningkat sebesar 27,4 poin dan keterampilan meningkat 37,5 poin. Peserta juga menunjukkan antusiasme, rasa percaya diri, dan motivasi lebih tinggi untuk menyusui. Kesimpulannya, edukasi berbasis praktik dengan pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu menyusui, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun psikologis. Program ini dapat menjadi model intervensi sederhana yang berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target ASI eksklusif dan mewujudkan Desa Tangguh ASI.</em></p>Ika Fitria ElmeidaWiwin WinarsihRisneni RisneniNurlaila NurlailaNurchairina Nurchairina
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-162026-03-165112613310.57218/jompaabdi.v5i1.2037Peningkatan Pengetahuan dan Gaya Hidup Pasien Hipertensi Melalui Edukasi Audiovisual
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2548
<p><em>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular. Di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Wetan, hipertensi tercatat sebagai penyakit dengan jumlah kasus tertinggi, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi dan gaya hidup sehat melalui edukasi kesehatan berbasis audiovisual. Metode pelaksanaan berupa edukasi edukatif-partisipatif yang dilaksanakan secara langsung kepada masyarakat dewasa dan lanjut usia dengan hipertensi atau faktor risiko hipertensi di Kelurahan Tlogosari Wetan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest tingkat pengetahuan hipertensi serta kuesioner gaya hidup. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, tingkat pengetahuan responden masih relatif rendah pada aspek kepatuhan minum obat dan penerapan gaya hidup sehat, serta sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik, pola makan, dan kebiasaan istirahat yang belum optimal. Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh materi yang diberikan, yang diperkuat oleh hasil uji Wilcoxon Signed-Rank (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan hipertensi. Disarankan agar kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh puskesmas dengan melibatkan kader kesehatan untuk mendukung pengendalian hipertensi di tingkat komunitas</em><em>.</em></p>Devita DiatriAlif Adlan Zulizar Romadhoni Romadhoni Maya Dian RakhmawatieNafi Akbar
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-162026-03-165113414210.57218/jompaabdi.v5i1.2548Peningkatan Literasi Digital Mahasiswa Baru STKIP Persada Khatulistiwa Melalui Pelatihan AI For Education
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2611
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa baru STKIP Persada Khatulistiwa, khususnya dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di bidang pendidikan. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa baru yang sebagian besar berasal dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pelatihan daring dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, simulasi, serta pendampingan langsung dalam penggunaan berbagai tools AI untuk mendukung proses pembelajaran, dengan tetap memperhatikan etika akademik. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengumpulan respon peserta melalui kuesioner daring. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan literasi digital mahasiswa sebesar 15%, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 65% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Selain itu, respon mahasiswa terhadap kegiatan pelatihan tergolong sangat positif, dengan tingkat partisipasi yang tinggi serta kesan dan saran yang konstruktif. Mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, keterampilan teknis, serta kesadaran etis dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu akademik. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan ke materi AI yang lebih spesifik guna memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan<strong>.</strong></p>Anyan AnyanAntonius Edy Setyawan
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-242026-03-245114315110.57218/jompaabdi.v5i1.2611Pemberdayaan Bahan Pangan Lokal Cemilan Bergizi (Kerupuk Ikan Bulan) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Pesisir di Desa Aluebaroh Seunuddon, Aceh Utara
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2725
<p><em>Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia. Salah satu cara untuk mencegah stunting adalah dengan memanfaatkan kearifan lokal. Makanan laut, sumber protein dan kalsium, merupakan bahan lokal yang umum di Desa Aluebaroh, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Namun, banyak warga yang belum mengetahui manfaat dari bahan-bahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan camilan bergizi ikan bulan sebagai upaya pencegahan stunting pada masyarakat pesisir di Desa Aluebaroh, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan perencanaan, kemudian dilakukan kegiatan dengan metode ceramah, menonton video animasi, membagikan booklet dan poster, serta melakukan demonstrasi pembuatan camilan bergizi berbahan pangan lokal ikan bulan. Kegiatan edukasi kesehatan ini dilakukan selama satu hari. Pemantauan dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pengetahuan peserta pada hari ketujuh setelah penyuluhan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 81% setelah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan media buklet (Ibu Cerdas), video animasi, poster, ceramah, dan demonstrasi, serta peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga sebesar 60% tentang camilan bergizi, pangan lokal, dan ikan bulan untuk pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah angka stunting pada anak dengan memanfaatkan pangan lokal, ikan bulan, sebagai sumber gizi utama yang mudah didapat dan terjangkau</em><em>.</em></p>Fitri Hijri KhanaIntan MaulidaSiska Desta RozaYusnidar YusnidarRika MursyidaSauratul Ma’waRahmatika Rahmatika
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-292026-03-295115216210.57218/jompaabdi.v5i1.2725Tata Kelola Kearsipan di Badan Pertanahan Nasional Kota Bengkulu
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2750
<p>Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung perbaikan tata kelola kearsipan di Kantor Pertanahan Kota Bengkulu melalui kegiatan penataan arsip pertanahan. Metode yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan penataan arsip dilakukan dengan cara memilah, mengelompokkan, dan menyusun dokumen berdasarkan jenis dan tahun arsip, kemudian disimpan dalam media penyimpanan yang telah diberi label. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penataan arsip mampu memperbaiki kondisi penyimpanan dokumen yang sebelumnya belum tertata secara optimal sehingga mempermudah proses identifikasi dan temu kembali arsip. Dengan demikian kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen serta mendukung kelancaran pelayanan administrasi di Kantor Pertanahan Kota Bengkulu<strong><em>.</em></strong></p>Loli NoveliHepita Erika UtamaFitri RahmadantiHajah PulantariSari AfrianiTiti Darmi
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-302026-03-305116316810.57218/jompaabdi.v5i1.2750Edukasi dan Pemberdayaan Remaja Putri dalam Penanganan Dismenorea di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur Tahun 2025
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/1946
<p><em>Masa remaja merupakan periode transisi penting dari anak-anak menuju dewasa dimana salah satu perubahan penting pada remaja putri adalah terjadinya menstruasi (haid). Namun, tidak sedikit remaja yang mengalami keluhan saat menstruasi, seperti dismenorea atau nyeri haid, yang dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, bahkan kualitas hidup sehari-hari. Menurut WHO (2020), 90% wanita mengalami dismenorea, 10-16% diantaranya menderita dismenorea parah. Menurut BRIN (2024), angka kejadian dismenorea pada wanita usia produktif berkisar antara 45%-95% dengan prevalensi 60%-75% pada remaja. Berdasarkan pra survey di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur dari 10 siswi, hanya 4 siswi yang mengetahui cara penanganan dismenorea. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada siswi kelas X di SMAN 1 Sukadana mengenai menstruasi, dismenorea dan penanganannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan telah dilaksanankan hari kamis tanggal 12 Juni 2025 di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur dengan dihadiri 40 siswi. </em><em>Hasil yang didapat adalah meningkatnya pengetahuan remaja putri mengenai </em><em>menstruasi, dismenorea dan penanganannya sebesar 12,5%</em><em> dimana s</em><em>ebelum diberikan edukasi terbanyak pada tingkat pengetahuan kurang dengan jumlah jawaban benar < 50% sebanyak 26 remaja (65%). Setelah diberikan edukasi meningkat terbanyak pada tingkat pengetahuan baik dengan jumlah jawaban bernar >50% sebanyak 31 remaja (77,5%). Diharapkan dengan kegiatan ini para remaja putri khususnya siswi kelas X SMAN 1 Lampung timur dapat meningkat pengetahuannya mengenai dismenorea dan dapat memberdayakan diri dalam menangani dismenorea sehingga tidak mengganggu aktifitas termasuk proses belajar di sekolah.</em></p>Indah TrianingsihMarlina MarlinaYusari AsihNelly IndrasariRoslina Roslina
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-312026-03-315116917510.57218/jompaabdi.v5i1.1946Optimalisasi Kesehatan Lansia Berbasis Aktivitas Fisik dan Pemantauan Status Gizi di Panti Wreda Griya Nugraha Bandar Lampung
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2690
<p><em>Panti Wreda Griya Nugraha di Bandar Lampung menampung 31 lansia yang menghadapi berbagai tantangan dalam pemeliharaan kesehatan secara optimal. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya partisipasi dalam aktivitas fisik terstruktur, keterbatasan pemantauan kesehatan dasar secara berkala yang berisiko menghambat deteksi dini penyakit degeneratif, serta pengetahuan gizi yang belum memadai pada lansia dan pengelola panti sehingga berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian asupan dengan kebutuhan spesifik lansia. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup lansia melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu senam sehat lansia secara rutin yang disertai pemberian susu khusus lansia sebagai dukungan asupan gizi; pemeriksaan dan konsultasi kesehatan dasar meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol yang dilakukan secara berkala; serta intervensi gizi komprehensif berupa asesmen menu harian, edukasi gizi interaktif kepada lansia, pengurus, dan juru masak, serta penyusunan rekomendasi menu seimbang sesuai kebutuhan lansia, termasuk diet khusus. Edukasi juga mencakup pemanfaatan teknologi informasi sederhana untuk membantu pemantauan kualitas gizi makanan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan partisipasi lansia dalam aktivitas fisik, keterpantauan parameter kesehatan dasar secara lebih sistematis, serta peningkatan pengetahuan gizi berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Program ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan praktik hidup sehat serta mendukung pengelolaan kesehatan dan gizi yang lebih optimal di lingkungan panti</em><em>.</em></p>Hesti Ayuningtyas PangastutiOkti RuendaSyahrizal NasutionMaudy Rachmawati Dwi HansariDevitasari DevitasariAlya Maysha SafinaS. Tahsya Anchika P. MalauAprilia Kurnianingsih
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-312026-03-315117618210.57218/jompaabdi.v5i1.2690Workshop Health Content Creator Bagi Pendidik PAUD Guna Integrasi Konten Kesehatan Dalam Pembelajaran
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2451
<p><em>Digitalisasi mengambil peran penting saat ini, kebutuhan penggunaan digital sejak masa anak-anak hingga dewasa sudah tidak menjadi hal yang asing. Tantangan digitalisasi pada anak usia digital antara lain konten yang tidak mendidik dan belum maraknya konten kesehatan. Tujuan pengabdian adalah untuk mempromosikan konten kesehatan kepada pendidik PAUD dengan memfasilitasi pendidik melalui workshop health content creator sehingga promosi kesehatan dapat terintegrasi dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam rangkaian pengabdian antara lain workshop dan pendampingan yang berlangsung pada bulan Mei hingga Agustus kepada pendidik Raudhatul Athfal se-Kabupaten Temanggung. Selama workshop, pendidik diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang muncul pada peserta didik. Setelah mengetahui masalah kesehatan, selanjutnya peserta dilatih menjadi konten kreator dengan tahapan menyusun storyboard, memilih gambar, text dan suara, merangkainya menjadi video pembelajaran. Selanjutnya pendampingan dilakukan jarak jauh pada pendidik RA untuk edit video dan mempublikasikan videonya pada akun sosial media masing-masing. Peserta yang berpartisipasi aktif dalam workshop sebanyak 20 orang sedangkan yang dapat menyelesaikan video hingga publish antara lain 14 orang atau 70%, perlu pendampingan berkelanjutan agar seluruh peserta memiliki keterampilan menjadi konten kreator yang handal</em><em>.</em></p>Reni Pawestuti Ambari SumantoOctaviany WidyaningsihAmirul MukmininDiana DianaKharisma PutriPitri YuliyaniErny Ermawati
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-312026-03-315118318910.57218/jompaabdi.v5i1.2451Implementasi Program Penghijauan Melalui Penanaman Bibit Buah dan Tanaman Keras Desa Jompo
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2667
<p><em>Program penghijauan merupakan salah satu upaya strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Desa Jompo sebagai wilayah dengan potensi lahan pertanian yang cukup luas masih menghadapi permasalahan keterbatasan vegetasi peneduh dan tanaman keras, khususnya di kawasan permukiman dan lahan terbuka. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi implementasi program penghijauan melalui penanaman bibit buah dan tanaman keras yang dilaksanakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jompo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Program penghijauan berhasil menanam sebanyak 75 bibit yang terdiri dari bibit buah dan tanaman keras pada lokasi strategis dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, penguatan kerja sama sosial, serta potensi manfaat ekonomi jangka panjang dari tanaman buah. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekologis berupa peningkatan tutupan vegetasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat desa. Oleh karena itu, program penghijauan berbasis partisipasi masyarakat dinilai efektif dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di tingkat desa.</em></p>Cahya Putri April LianaElis RahadewiHilmy Surya PratamaIntan Nuraini MuzagiIzzah Rohmatun NissaRahman Afandi
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-312026-03-315119019610.57218/jompaabdi.v5i1.2667Optimalisasi Artificial Inteligent bagi Guru dalam Membuat Intrumen Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning
https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jpabdi/article/view/2680
<p><em>Instrumen pembelajaran adaptif memungkinkan penyesuaian konten, media, dan evaluasi sesuai dengan profil serta kebutuhan belajar siswa. Namun, dalam praktiknya masih banyak guru yang belum terbiasa merancang instrumen adaptif berbasis Artificial Intelligence (AI). Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk workshop di SMA Negeri 2 Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, yang melibatkan 34 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode kegiatan meliputi pengukuran awal melalui pretest literasi AI, penyampaian materi terkait konsep pembelajaran adaptif berbasis Deep Learning, serta praktik langsung (hands-on) dalam menyusun RPP adaptif, modul pembelajaran berjenjang, dan instrumen evaluasi adaptif berbasis AI. Selanjutnya, dilakukan posttest dan evaluasi produk menggunakan rubrik yang menilai aspek adaptabilitas. Hasil pretest menunjukkan bahwa rata-rata literasi AI guru berada pada skor 3,5 dari skala 5. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan kompetensi yang ditunjukkan dengan 75% guru mampu menyusun RPP adaptif, 70% menghasilkan modul berjenjang, dan 67,5% mampu mengembangkan soal evaluasi adaptif berbasis AI. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menerapkan Deep Learning untuk pengembangan instrumen pembelajaran adaptif, sekaligus mendorong keberlanjutan inovasi pembelajaran di sekolah, khususnya di wilayah pedesaan.</em></p>Betty HoliwarniJimmi CopriadyMaria ErnaSri Wilda AlbetaPutri Adita WulandariTri Padila Rahmasari
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-03-312026-03-315119720210.57218/jompaabdi.v5i1.2680