Analisa Visual Anatomi Akar Padi Aplikasi Pupuk Organik
DOI:
https://doi.org/10.57218/juster.v4i3.2186Keywords:
Anatomi, Akar tanaman padi, Pupuk organikAbstract
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di banyak negara tropis termasuk Indonesia. Produktivitas padi sangat dipengaruhi oleh kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara melalui sistem perakarannya. Akar padi memiliki struktur anatomi khas tanaman monokotil, yang terdiri atas epidermis, eksodermis, korteks, endodermis, perisikel, serta silinder pusat yang mengandung xilem dan floem. Kondisi anatomis akar tersebut menentukan efisiensi penyerapan hara, Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis pupuk organik yang berbeda (5, 10, dan 15 gram per tanaman) terhadap perubahan struktur anatomi akar padi (Oryza sativa L.). Kajian anatomi penting untuk memahami mekanisme internal yang mendasari peningkatan efisiensi penyerapan hara dan adaptasi akar. Sampel akar dari tiga perlakuan dosis diolah melalui metode histologi rutin (fiksasi FAA, dehidrasi, embedding parafin, dan sectioning mikrotom) dan diwarnai dengan Safranin–Fast Green. Analisis visual dan komparatif dilakukan pada tiga parameter perkembangan korteks, kualitas silinder pusat (stele), serta jumlah dan diameter xilem dari hasil analisa visual dari ketiga gamabr adalah terdapat perlakuan pupuk 15 gr paling signifikan hasilnya pada gambar 3.
References
Abid, S. H., Raza, S., & Hussain, S. (2016). Effects of organic fertilizer on root anatomy and xylem development in rice (Oryza sativa L.). International Journal of Agricultural Science and Research, 6(2), 11–18.
Bhardwaj, A. K., Yadav, R. K., & Sharma, V. K. (2014). Environmental impact of excessive inorganic fertilizer use: Soil degradation and microbial population decline. Journal of Environmental Science and Technology, 7(4), 180–188.
Bisht, K., & Choudhary, M. (2019). Organic fertilizer application enhances lateral root formation, cortical thickening, and vascular differentiation in crop plants. Plant and Soil, 438(1–2), 155–168.
Rahman, M. M., Hossain, M. Z., & Ali, M. Y. (2010). Gradual nutrient release and enhanced microbial activity through organic fertilizer application in agricultural soils. Applied Soil Ecology, 46(2), 173–180.
Yulianti, T., & Supriyadi, S. (2021). Korelasi kondisi tanah kaya bahan organik dengan perkembangan korteks dan xilem pada akar padi (Oryza sativa L.). Jurnal Agronomi Indonesia, 49(1), 1–8.
Zhang, Q., Li, W., & Wang, Z. (2009). Improving soil structure and porosity using organic amendments: A field study. Soil Biology and Biochemistry, 41(4), 819–826.










