Formulasi dan Uji Stabilitas Lotion Repelen Daun Paitan: Pendekatan Fisikokimia Untuk Pengendalian Aedes aegypti

Authors

  • Dwi Wahyuni Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Arshy Prodyanatasari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Asih Imulda Hari Purwani Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Anik Andayani Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Hari Untarto Swandono Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Pavitra Meilina Imanda’ar Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

DOI:

https://doi.org/10.57218/juster.v5i1.2281

Keywords:

Aedes aegypti, Daun paitan, Daya proteksi, Emulsi, Repellent

Abstract

Tingginya kasus DBD di Indonesia mendorong inovasi lotion anti nyamuk yang aman. Urgensi penelitian muncul dari risiko iritasi kulit akibat penggunaan produk sintetis berbasis DEET. Gap penelitian terletak pada belum adanya formulasi lotion berbasis ekstrak daun paitan yang dilengkapi dengan data uji stabilitas fisik dan efektivitasnya sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan memformulasikan lotion ekstrak etanol daun paitan konsentrasi 15% dan mengevaluasi karakteristik fisik, stabilitas, serta efektivitasnya sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, meliputi ekstraksi daun paitan, formulasi lotion, dan uji stabilitas menggunakan metode freeze and thaw. Parameter uji meliputi organoleptis, homogenitas, pH, jenis emulsi, kemampuan daya lekat dan sebarnya, serta efektivitas repellent. Hasil evaluasi terlihat bahwa sediaan lotion memenuhi semua persyaratan uji karakteristik fisik. Uji efektivitas pada manusia menunjukkan daya proteksi yang sangat tinggi, yaitu 97% sebelum uji stabilitas dan 93% setelahnya, meskipun terjadi sedikit perubahan pada semua parameter fisik pasca uji stabilitas. Lotion ekstrak etanol daun paitan 15% memenuhi syarat karakteristik sediaan topikal dan efektif sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti dengan daya proteksi tinggi (97% sebelum dan 93% setelah uji stabilitas).

References

Aeni, M. Y. Z. dan M. (2019). Skrining Fitokimia Dan Identifikasi Flavonoid Pada Daun Paitan (Tithonia Diversifolia (Hemsley). a. Gray Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis Phytochemical Screening and Identification of Flavonoids in Paitan Leaves With Thin Layer Chromatography. Medimuh, 2(1), 53–60.

Aminu, N. R., Pali, A., & Hartini, S. (2020). Potensi Kenikir (Cosmos Caudatus) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti Instar Iv. Jurnal Biologi Tropis, 20(1), 16–21.

Arsita, M. A., Lestari, U., Elisma, E., & M. R. Efendi, M. R. E. (2022). Physical Properties and Anti-Mosquito Activities of Lotion Male from Palm Flower Extract (Elaeis guineensis Jacq.). Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 1(1), 50.

Devi, A.S., Ambari, Y. Arista, W.N., dan Rahmawati, D. (2024). Uji Stabilitas Fisik Lotion Anti Nyamuk Kombinasi Minyak Lavender (Lavandula angustifolia) Dan Minyak Rosemary (Rormarinus officinalis). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 8(3), 57–70.

Dominica, Dwi & Handayani, D. (2019). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lotion Dari Ekstrak Daun Lengkeng (Dimocarpus Longan) Sebagai Antioksidan. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 6(1), 1–7.

Febriana, I. N. (2023). Formulasi dan Karakteristik Repellent Sediaan Lotion Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dan Ekstrak Sereh (Cymbopogon nardus L Rendle.). Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Illing, I., Kimia, P., Sains, F., & Palopo, U. C. (2022). Efektivitas Lotion Anti Nyamuk Dari Formulasi Ekstrak Daun. Journal of Chemical Science, 4(2), 14–18

Kadang, Y., Hasyim, M. F., Yulfiano, R., Studi, P., Sandi, D. F., & Makassar, K. (2019). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Lotion Anti Nyamuk Minyak Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L Rende.) Dengan Kombinasi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth.). Jurnal Farmasi Sandi Karsa, 5, 38–42.

Karim, N., Arisanty, & Rante Pakadang, S. (2022). Formulasi Dan Uji Stabilitas Ekstrak Air Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(2), 49–56.

Kemenkes RI. 2025. Upaya Bersama Dalam Penanggunlangan Dengue (DBD). https://lms.kemkes.go.id/courses/b5ff109c-557b-4df7-ba67-9e6e330137bf

Kristianingsih, I., & Febriana, I. N. (2022). Formulasi Sediaan Repellent Sediaan Lotion Kombinasi Ekstrak Daun kemangi (Ocimum sanctum L.) Dan Ekstrak Sereh (Cymbopogon nardus L Rendle.). Cendekia Journal of Pharmacy, 6(2), 212–226.

Manullang, E. V, & Hafid, M. (2023). Deteksi Dini Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pengendaliannya di Indonesia 2023. Info DATIN, 1–14

Rasyadi, Y., Rahim, F., Devita, S., Merwanta, S., & Hanifa, D. (2021). Formulasi Dan Uji Stabilitas Handbody Lotion Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata Linn.). Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 15.

Saerang, M. F., Edy, H. J., & Siampa, J. P. (2023). Formulasi Sediaan Krim Dengan Ekstrak Etanol Daun Gedi Hijau (Abelmoschus manihot L.) Terhadap Propionibacterium acnes. Pharmacon, 12(3), 350–357

Safitri, R. A. W. J., Perrianty, F., & Hary Saputra. (2024). Quality Test And Physical Characteristics Of Pineapple (Ananas Comosus (L.) Merr) Thick Extract Lotion Preparations With Two Different Formulas. Pharmacon Journal, 2(1), 163–171.

Slamet, S., Anggun, B. D., & Pambudi, D. B. (2020). Uji Stabilitas Fisik Formula Sediaan Gel Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk.). Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 115–122.

Tarigan, E. M. E., Zulaiha, R., & Andika, R. K. (2022). Demam Berdarah Dengue (DBD): Determinan, Epidemiologi Dan Program Penanggulangannya Di Indonesia (Literatur Riview). Epidemiolog.Id, 2, 1–23.

Tivani, I., Amananti, W., & Rima Putri, A. (2021). Uji AKtivitas Antibakteri Handwash Ekstak Daun Turi (Sesbania grandiflora L) Terhadap Staphylococus aureus. Jurnal Ilmiah Manutung, 7(1), 86–91.

Wahyuni, D., & Nafi’ah, S. (2022). Uji Efektivitas Repellent Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Pharma Bhakta, 1(2), 20–29

Wahyuni, D., Swandono, H. U., Mawardika, H., & Prana, M. Y. (2023). Karakterisasi dan Potensi Ekstrak Daun Paitan (Tithonia diversifolia) sebagai Penolak Nyamuk Aedes aegypti. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 11(2), 1150.

World Health Organization. (2009). Guidelines for Efficacy Testing of Mosquito Repellents for Human Skin. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-01-09