Perbandingan Efektifitas Filter Konvensional dan Filter Berbahan Limbah Organik Dalam Menjernihkan Air

Authors

  • Salma Febriana Universitas Negeri Semarang
  • Mutia Dewi Handayani Universitas Negeri Semarang
  • Mutiah Nur Sabrina Universitas Negeri Semarang
  • Tegar Cliffaraldo Ar-rahman Universitas Negeri Semarang
  • Ipin Aripin Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.57218/juster.v4i3.2346

Keywords:

Filtrasi Air, Filter konvensional, Limbah organik, Kejernihan air

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas filter konvensional dan filter dari limbah organik dalam meningkatkan kualitas air, dilihat dari perubahan warna, bau, dan kekeruhan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang fokus pada pengamatan langsung tanpa analisis statistik. Data dikumpulkan melalui observasi visual dan sensorik, termasuk warna air, bau, kekeruhan, dan waktu filtrasi. Dua jenis filter dibuat dengan desain serupa yaitu filter konvensional terdiri dari kain berpori, kapas, arang aktif, pasir, dan kerikil, sedangkan filter organik terdiri dari kain berpori, kapas, sekam padi, serbuk gergaji, dan kerikil. Air keruh difiltrasi melalui masing-masing filter sebanyak tiga kali untuk akurasi, dan perubahan dicatat dalam tabel. Hasil menunjukkan filter konvensional lebih efektif dalam menghasilkan air jernih, tidak berbau, dan waktu filtrasi sekitar 2 menit per 100 ml. Sementara itu, filter organik hanya mampu meningkatkan kualitas air secara terbatas, dengan warna kekuningan dan bau tersisa, serta waktu filtrasi yang lebih lama. Jadi, filter konvensional lebih unggul dalam penyaringan, sedangkan filter organik memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk menjadi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.

References

Ashari, T. M., Nadila, C. T. M., & Ikhwali, M. F. (2023). Penggunaan Pasir dan Arang Bambu Aktif Sebagai Media Filtrasi dalam Pengolahan Limbah. AMINA, 5(3), 141–151.

Bermuli, F. Z. A., Isri R. Mangangka, & Ariestides K. T. Dundu. (2023). Metode Filtrasi Dengan Media Sekam Padi, Arang, Batu Zeolit Dan Pasir Kuarsa Untuk Menurunkan Kadar BOD, COD Dan TSS Pada Air Limbah Domestik.

Hadi, S., Fatma, M., Iradat, A. A., Sari, R. S., Hariyani, N., Annisa, A. B., Azira, R., Rasidy, E. J., Manalu, W. A., & Ravi, M. (2022). Pengolahan Filter Air Gambut Sederhana Menjadi Program Unggulan Kukerta di Desa Pakning Asal. Madaniya, 3(4), 685–690. https://doi.org/https://doi.org/10.53696/27214834.264

Lase, V. E., Haris, V. T., & Anggraini, M. (2022). Peningkatan Kualitas Air Bersih di Kawasan Perumahan Jalan Padat Karya Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Dengan Metode Filtrasi Karbon Aktif.

Lieza Corsita. (2025). Utilization of Natural Adsorbents (Rice Husk, Charcoal) in Drinking Water Treatment to Reduce Heavy Metal and Microorganism Content. Science Get Journal, 2(4), 37–46. https://doi.org/10.69855/science.v2i4.276

Marwan Kurniawan, Helina Helmy, & Agus Sutopo. (2024). Kajian Arang Aktif Sekam Padi Untuk Penurunan Kandungan Fe Di Lokasi Masyarakat Skala Rumah Tangga. Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(3), 01–11. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i3.271

Ridho, D., Sari Dewi, R., Dwi Arif Kurniawan, E., Angeline Laia, C., Purba, A., Nurfaza Br Tarigan, A., Dalimunthe, H., Patmasari Batubara, M., & Valentina Br Tarigan, Y. (2025). Implementasi Pelatihan Pembuatan Filter Air Sederhana untuk Meningkatkan Kompetensi Praktis Mahasiswa Pendidikan IPA (Vol. 6, Issue 4). https://madaniya.biz.id/journals/contents/article/view/1395

Ristiyanto, H. G. (2020). Analisis Kualitas Air Sungai Hasil Penyaringan Filter Berbasis Arang Sekam (Vol. 14, Issue 2). http://sains.kompas.com/read/2009/01/21/19424772

Roni, K. A., & Yuliwati, E. (2021). Adsorption Analysis of Activated Carbon from Rice Husk and Kepok Banana (Saba Banana) Peel for Treating Ogan River Water. CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia, 7(2), 159. https://doi.org/10.26555/chemica.v7i2.18290

Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar / Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Sangadjisowohy, I., Imran, R., Kahar, F., & Mustafa. (2024). Filtrasi dengan Arang Sekam Padi dalam Menurunkan Kadar Besi (FE) Air Sumur. Jurnal Promotif Preventif, 7(2), 335–341.

Sherly Galuh Puspita, Firra Rosariawari, Okik Hendriyanto Cahyonugroho, & Aussie Amalia. (2023). Efektivitas Kombinasi Slow Sand Filter Media Geotekstil dan Karbon Aktif untuk Menyisihkan Nilai Permanganat dan Total Coliform. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(6), 1038–1046. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i6.2778

Syahputra, R., Marpaung, R. R., Putri, I. W., & Nurfadillah, A. (2024). Analisis Ketersediaan dan Akses Air Bersih menuju Kesehatan Masyarakat yang Berkelanjutan di Kelurahan Tanjung Harapan Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Selekta PKM: Pengabdian Masyarakat Dan Kukerta, 2(2), 30–37. https://journal.riau-edutech.com/index.php/selektapkm/article/view/68/71

Waliyyurrahmaan, H., Febrianti, T., & Prasinta, W. R. (2024). Rancang Bangun Filter Air Alamiah Berbahan Dasar Sekam Padi Dengan Tingkat Polusi Anorganik

Downloads

Published

2025-12-29