Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Rendaman Kulit Bawang Merah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pakcoy (Brassica rapa L.)

Authors

  • Rizki Syahputra Universitas Graha Nusantara
  • Parmanoan Harahap Universitas Graha Nusantara
  • Meiliana Friska Universitas Graha Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.57218/juster.v5i2.2766

Keywords:

kulit bawang merah, pakcoy, pertumbuhan, produksi

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta kandungan gizi yang bermanfaat, seperti vitamin A, C, dan mineral esensial. Kulit bawang merah, limbah organik kaya hormon tumbuh (auksin, giberelin, sitokinin) dan nutrisi (N, P, K, flavonoid), berpotensi sebagai pupuk ramah lingkungan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara pada bulan Maret sampai Mei 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan produksi pakcoy terhadap aplikasi rendaman kulit bawang merah. Metode dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan jenis aplikasi rendaman kulit bawang merah: P0 (kontrol) P1 (150 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P2 (300 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P3 (450 gram kulit bawang merah/ 500 ml air) dan P4 (600 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi rendaman bawang merah pada tanaman pakcoy tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun, namun berpengaruh nyata pada berat segar. Perlakuan terbaik terdapat pada P4.

References

Apriani, R. R., Azhimah, N., & Sofyan, A. (2024). Pengaruh aplikasi rendaman kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy (Brassica chinensis L.). Jurnal Produksi Tanaman, 12(7), 491–496.

Banu, L. S. (2020). Pemanfaatan limbah kulit bawang merah dan ampas kelapa sebagai pupuk organik terhadap pertumbuhan beberapa tanaman sayuran. Jurnal Ilmiah Respati, 11(2), 148–155.

Dominiko, T. A., Setyobudi, L., & Herlina, N. (2018). Respon tanaman pakcoy (Brassica rapachinensis) terhadap penggunaan pupuk kascing dan biourin kambing. Jurnal Produksi Tanaman, 6(1), 188–193.

Ernis, G., Mala, D. S., Okta, A., Notriawan, D., & Fadila, M. A. (2023). Nutrition levels of liquid organic fertilizer from onion skin (Allium cepa L.) with EM-4 bioactivator. Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry, 13(2), 73–80. https://doi.org/10.31938/jsn.v13i2.468

Handayani, L. S., Erda, Z., & Iskandar, I. (2024). Pemanfaatan limbah ampas teh dan kulit bawang merah menjadi pupuk organik cair pada pertumbuhan tanaman sawi. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 4(1), 19–25.

Hartanti, A., Suud, M., Hakim, L., Rizqiah, I., Nuraini, S. U., & Safitri, E. (2023). Pemanfaatan pestisida dan pupuk organik cair limbah kulit bawang merah di Desa Mranggon Lawang. Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual, 1(1), 26–30.

Khotimah, K., Dahlianah, I., & Novianti, D. (2020). Respons pertumbuhan tanaman sawi caisim (Brassica juncea L.) terhadap pupuk organik cair buah pepaya (Carica papaya L.). Indobiosains, 2(2), 64. https://doi.org/10.31851/indobiosains.v2i4.4492

Kurniati, E. (2017). Pengaruh penambahan bioenzim dan daun lamtoro (Leucaena leucocephala) terhadap kandungan unsur hara makro (C, N, P, dan K) pada pupuk organik cair (POC) lindi (leachate). Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 20–27.

Munthe, K., Pane, E., & Panggabean, E. L. (2018). Vertikultur cultivation of cultivated plants (Brassica juncea L.) on different verticultural cropping media. Agrotekma, 2(2), 138–151.

Ndruru, Y. M., Ziraluo, Y. P. B., & Fau, A. (2022). Pengaruh limbah kulit bawang merah terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 25–36.

Prasetyo, H., Wahyuni, S., & Nugroho, T. (2021). Pengaruh ekstrak kulit bawang merah terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Agroindustri, 10(2), 112–120.

Putri, Y. D. A., Kurniasih, S., & Munarti. (2021). Efektivitas kulit bawang merah (Allium ascalonicum) terhadap pertumbuhan pakcoy (Brassica rapa). EKOLOGIA: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup, 21(2), 44–53.

Rinzani, F., Siswoyo, S., & Azhar, A. (2020). Pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair pada budidaya tanaman bayam di Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 197–206.

Sabarella, Komalasari, W., Wahyuningsih, S., Saida, M., Sehusman, Rinawati, & Supriyati, Y. (2019). Buletin konsumsi pangan (1st ed.). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id

Sapanus, L. (2020). Aplikasi pupuk organik cair UFT (urine fermentation technology) pada dosis dan frekuensi berbeda pada tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.).

Sari, R., & Wijayanti, R. (2019). Kandungan hara dalam kulit bawang merah dan potensinya sebagai pupuk organik. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 5(1), 45–52.

Setiawan, B., Lestari, D., & Kusuma, R. (2020). Analisis pertumbuhan dan produksi pakcoy (Brassica rapa) dengan berbagai jenis pupuk organik. Jurnal Agronomi Indonesia, 18(3), 78–86.

Sharma, K., Mahato, N., Nile, S. H., Lee, E. T., & Lee, Y. R. (2016). Economical and environmentally-friendly approaches for usage of onion (Allium cepa L.) waste. Food & Function, 7(8), 3354–3369. https://doi.org/10.1039/c6fo00251j.

Downloads

Published

2026-05-31