Pengaruh Metode Bermain Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini

Authors

  • Ugi Ramadani STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Nurul Hikmah STAI Al-Gazali Bulukumba

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol3.Iss4.1331

Keywords:

Metode bermain, Perkembangan sosial anak

Abstract

Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menyelidiki dampak metode bermain pada perkembangan sosial anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk memahami secara komprehensif pengaruh metode bermain terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan; 1) Metode bermain terbukti memiliki dampak signifikan dan positif terhadap perkembangan sosial anak usia dini. 2) Melalui metode permainan, anak-anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya, memahami konsep berbagi, bekerjasama dalam tim, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. 3) Efektivitas metode bermain dalam mengembangkan keterampilan sosial anak bergantung pada beberapa faktor. Ini termasuk kualitas dan relevansi aktivitas bermain, konsistensi penerapan metode, serta dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga.4) Metode bermain merupakan alat yang sangat efektif dalam mendorong perkembangan sosial anak usia dini

References

Bredekamp, S. (2014). Effective practices in early childhood education: Building a foundation. Upper Saddle River, NJ: Pearson.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools. New York: Routledge.

Iswinarti. (2017). Permainan tradisional: Prosedur dan analisis manfaat psikologis. Malang: UMM Press.

Khadijah. (2016). Pengembangan kognitif anak usia dini. Medan: Perdana Publishing.

Khasanah, I., & Fauziah, P. Y. (2021). Peran bermain dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1518-1528.

Nurwati, A., & Suwardi, S. (2019). Pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 440-451.

Odom, S. L., & Diamond, K. E. (1998). Inclusion of young children with special needs in early childhood education: The research base. Early Childhood Research Quarterly, 13(1), 3-25.

Plowman, L., & McPake, J. (2013). Seven myths about young children and technology. Childhood Education, 89(1), 27-33.

Pratiwi, A. (2023). Studi Pendahuluan: Pola Interaksi Sosial Anak Usia Dini di TK Ceria Mandiri. Laporan Penelitian Awal. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sujiono, Y. N. (2009). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: PT Indeks.

Rolina, N. (2012). Alat permainan edukatif anak usia dini. Yogyakarta: Ombak.

Rohayati, T., & Arifin, H. S. (2023). Metode bermain konstruktif dan perkembangan sosial anak usia dini: Studi eksperimental di TK Al-Hidayah. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 78-89.

Sumiati, T., & Agustini, M. (2020). Pengaruh metode bermain peran terhadap kemampuan komunikasi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 1-7.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wahyuni, S., Yuliantina, I., & Umar, M. (2022). Pengaruh metode bermain kooperatif terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(1), 51-60.

Downloads

Published

2024-11-30