Dinamika Tradisi Lisan Patu Donggo: Analisis Struktur, Fungsi Komunikatif, dan Nilai Pendidikan dalam Perspektif Pembelajaran Sastra Lisan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol5.Iss2.2844Keywords:
Nilai pendidikan, Patu Donggo, Pembelajaran sastra lisan, Tradisi lisanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dinamika tradisi lisan Patu Donggo ditinjau dari aspek struktur, fungsi komunikatif, dan nilai pendidikan, serta mengkaji implikasinya dalam pembelajaran sastra lisan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-interpretatif, yang memungkinkan peneliti memahami makna yang terkandung dalam praktik budaya secara mendalam dan kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku tradisi, tokoh adat, masyarakat, serta pendidik. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Patu Donggo memiliki pola kebahasaan yang khas, meliputi rima, diksi, metafora, dan pola larik yang mencerminkan pola pikir simbolik, halus, dan kontekstual masyarakat Donggo. Dari segi fungsi komunikatif, Patu Donggo berperan sebagai media komunikasi sosial yang efektif dalam menyampaikan nasihat, kritik sosial, ekspresi perasaan, serta menjaga keharmonisan hubungan sosial melalui cara penyampaian yang tidak langsung dan beretika. Sementara itu, nilai pendidikan yang terkandung dalam Patu Donggo meliputi kesopanan, penghormatan, solidaritas, dan kebijaksanaan lokal yang terinternalisasi sebagai habitus budaya dan diwariskan secara turun-temurun melalui praktik sosial. Dalam konteks pendidikan formal, Patu Donggo memiliki relevansi yang kuat untuk diintegrasikan dalam pembelajaran sastra lisan sebagai sumber belajar yang kontekstual, inovatif, dan berbasis kearifan lokal. Namun demikian, implementasinya memerlukan strategi adaptasi yang mempertimbangkan karakteristik kurikulum, kompetensi guru, serta kebutuhan peserta didik agar nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan secara optimal dan bermakna.
References
Abimanyu, D. Y., Ikra, I., & Haris, A. (2024). Eksplorasi nilai-nilai sosial dalam sastra lisan masyarakat donggo kabupaten bima. Bahtra: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(02), 35-43.
Abimanyu, D. Y., Ikra, I., & Haris, A. (2024). Eksplorasi nilai-nilai sosial dalam sastra lisan masyarakat donggo kabupaten bima. Bahtra: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(02), 35-43.
Adha, N. (2022). Teori fungsionalisme dilihat dari sudut pandang antropologi. OSF Preprints, 1-7.
A'la, I., Rizal, M. A. S., & Kholik, K. (2023). Nilai Karakter Sastra Lisan Karomah Kiai Tombu dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra. Cakrawala Indonesia, 8(2), 130-142.
Anggraina, M., Karim, M., Akbar, O., & Saputra, A. B. (2024). Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi. Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 18(2), 108-122.
Arifuddin, A., Irham, I., & Indah, S. (2024). Tindak Tutur Nggahi Panati Dalam Prosesi Lamaran Pernikahan Adat Bima: Suatu Kajian Pragmatik Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran Mulok Di Sekolah. Edu sociata (jurnal pendidikan sosiologi), 7(1), 635-642.
Ati, S., & Gay, M. (2022). Pendidikan Karakter melalui Metafora dan Nilai Budaya Sastra Lisan Dolabololo. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 4(3), 445-455.
Bala, A. (2022). Kajian tentang hakikat, tindak tutur, konteks, dan muka dalam pragmatik. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 36-45.
Erwin, E., & Maryani, S. (2022). Nggahi Ncemba sebagai Wujud Eksprisi: Relasi antara Bahasa dan Perilaku Sosial Masyarakat. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(2), 56-62.
Fadli, B. M., Ikra, I., & Yani, M. (2024). Representasi nilai budaya dalam cerita rakyat bima: kajian struktural dan semiotik. Bahtra: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(01), 31-37.
Fatiha, A. K. N., & Nanalia, N. (2023). Pelestarian Sastra Lisan Wawancan dalam Upaya Membangun Kesadaran Budaya Generasi Muda di Pekon Sukaratu. Jurnal Punyimbang, 3(1), 36-45.
Febriani, K., & Purwanto, W. E. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Pantun Orang Tua Pada Antologi Pantun Melayu Seri Sastra Nostalgia Redaksi Balai Pustaka: Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur. Jurnal Tradisi Lisan Nusantara, 4(2), 98-107.
Fitriani, D. (2024). Kajian Struktur dan Fungsi Sastra Lisan Dadung di Kabupaten Batang Hari (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).
Fitriyah, L., Suryani, S., & Febriyanto, D. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. GERAM, 10(2), 23-31.
Gumati, V. B. (2024). Makna simbolik dan spiritual dalam kumpulan puisi kitab puisi; Jalan sunyi (analisis semiotika Roland Barthes). Wiyatabudaya: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora, 1(1), 1-13.
Hajar, I., Indriyanto, K., & Syahfitri, D. (2024). Representasi nilai kearifan lokal pada pantun Melayu Deli dan pelestariannya melalui telangkai. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 12(2), 115-125.
Hamsa, A., Noni, N., Yanti, P. G., Djumingin, S., & Dollah, S. (2024). Menuju Kemandirian Bahasa dan Literasi Global Transformasi Pendidikan di Era Digital. Deepublish.
Harahap, E. P. (2022). Penguatan Kearifan Budaya dan Inovasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Haris, A., & Salahuddin, M. (2023). Budaya Kapatu Sebagai Seni Ekspresif Dan Kreativitas Masyarakat Bima Dalam Berkomunikasi: Telaah Tradisi Lisan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 181-195.
Haris, A., & Salahuddin, M. (2023). Budaya Kapatu Sebagai Seni Ekspresif Dan Kreativitas Masyarakat Bima Dalam Berkomunikasi: Telaah Tradisi Lisan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 181-195.
Hartanto, D. (2023). Ragam Kearifan Lokal Budaya Dan Tradisi Lisan.
Haryanto, A., Tang, M., & Palili, S. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Budaya Mbolo Weki Di Desa Mbawa Kecamatan Donggo, Bima. Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan, 15(2), 163-180.
Haryanto, J. T. (2022). Moderasi beragama pada tradisi perang centong dalam prosesi pernikahan di kabupaten Brebes Jawa Tengah. Harmoni, 21(1), 25-44.
Hermansyah, W., & Nurjadin, R. (2024). Estetika Budaya Sastra Lisan Sakeco dan Integrasinya dalam Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Muatan Lokal Sekolah Dasar di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(4), 1799-1809.
Hutomo, S. S. (2019). Mutiara yang Terlupakan, Pengantar Studi Sastra Lisan. Universitas Negeri Surabaya.
Ifan, M. (2024). Menelusuri kearifan lokal: ragam legenda masyarakat bima sebagai alternatif pembelajaran sastra tingkat dasar. Susastra: Jurnal Ilmu Susastra Dan Budaya, 13(2), 104-112.
Ilham, I. (2024). Pengaruh Modal Terhadap Kekuasaan dalam Novel Babad Kopi Parahyangan Karya Evi Sri Rezeki: Tinjauan Sosiologi Sastra= The Influence of Capital on Power in the Novel Babad Kopi Parahyangan: A Sociological Literature Review (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Karsiwan, K., Retnosari, L., Lisdiana, A., & Hamer, W. (2023). Penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal di Lampung. SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education, 4(1), 39-52.
Kayla, A., Prayogi, R., & Riadi, B. (2024). Pelestarian Sastra Lisan Wawancan Dalam Upaya Membangun Kesadaran Budaya Generasi Muda Di Pekon Sukaratu. Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya, 1(1), 19-26.
Logita, E. (2023, December). Pelestarian Nilai-Nilai Tradisi Lisan dan Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah Sebagai Upaya Penguatan Kepemimpinan Bangsa. In Seminar Nasional Literasi Prodi PBSI FPBS UPGRIS (pp. 367-381).
Maharani, Z. Y. D. (2022). Kearifan Lokal Pembentuk Karakter Santri (Studi Di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran) (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Mardhiah, H., & Hidayat, M. (2023). Fungsi Tradisi Bajapuik Pada Orang Pariaman. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 5(2), 114-122.
Nurfah, N. (2022). Mengulik nilai-nilai dan eksistensi sagele dalam tradisi ngguda pada masyarakat Kabupaten Bima. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 1127-1136.
Nurlatifa, N. (2022). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Sambori Sebagai Penguat Identitas Nasional. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(2), 17-28.
Prasetyo, H. (2023). Analisis Semiotika Teori Roland Barthes dalam Puisi “Cinta Yang Agung” Karya Kahlil Gibran. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 183-191.
Rahmawati, R., Juanda, J., & Saguni, S. S. (2023). Struktur Mitos dan Miteme dalam Kumpulan Dongeng Sulbar Mandar pada Laman sulbarkita. com: Kajian Strukturalisme Levi Strauss. Jurnal Sinestesia, 13(2), 710-724.
Rahmawati, S., Syamsinas, S., Asyhar, M., & Sudika, N. (2021). Kapatu Bima Acceptance: Stylistic Study. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 3(2), 58-64.
Semadi, A. A. G. P. (2022). Hakikat Dan Fungsi Sastra Lisan Dalam Memuliakan Pendidikan Budi Pekerti. Widyasrama, 33(1), 1-16.
Soraya, I. (2022). Refleksi Nilai-nilai Pendidikan Karakter Syi'ir Tanpo Waton pada perilaku sufistik jama'ah Dauroh Bahasa Pondok Pesantren Ahlus-Shofa Wal-Wafa (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Sukmani, K. N. A. (2023). Reproduksi Kesenian: Terkikisnya Budaya Kesenian di Desa Tanjunglaya, Kec. Cikancung, Kab. Bandung. Bookchapter ISBI Bandung.
Sultina, S., & Latukau, D. F. (2023). Semiotika Charles Sanders Peirce dalam Pantun Aceh Utara. LITERATUR: Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(2), 1-36.
Susilastri, D., Rusli, R. A., Rosita, E., & Sudarmanto, B. A. (2023). Sastra Lisan Serambe di Pangkalan Balai: Perubahan dan Kesinambungan (Change and Continuity). Jurnal Bindo Sastra, 7(1), 27-36.
Suyanto, B., Sugihartati, R., Syamsiyah, N., & Savira, P. S. (2023). Memahami teori post-strukturalisme. Airlangga University Press.
Taum, Y. Y. (2023). Sastra, Teori-Teori Kritis, dan Responsnya terhadap Permasalahan Global. Sanata Dharma University Press.
Ummah, F. N. (2024). Fungsi wirid surah Al-hajj ayat 27 dan surah Ali Imran ayat 9 di pondok pesantren darul huffadz almatin Sukabumi: Analisis fungsionalismr Bronislaw Malinowski. Musala: Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara, 3(2), 136-149.
Utami, R., & Rizal, M. (2022). Bahasa dalam konteks sosial (Peristiwa tutur dan tindak tutur). Jumper: journal of educational multidisciplinary research, 1(1), 16-25.
Wajiran, S. S. (2024). Buku ajar teori sastra. Uwais Inspirasi Indonesia.
Wibowo, W. (2022). Konsep Tindak Tutur Komunikasi. Bumi Aksara.
Yusmah, Y. (2022). Sintaktik Pusaka Tradisional Keris dalam Masyarakat Bugis Kajian Semiotika Budaya (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Zuhri, S., & Rizal, M. A. S. (2022). Analisis fungsi dalam sastra lisan penamaan desa Bantur Kecamatan Bantur Kabupaten Malang (Tinjauan sastra lisan). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(2), 889-900.












