Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Melalui Metode Pembelajaran Demonstrasi pada Mata Pelajaran IPA di SDN 56 Tolobali Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol5.Iss2.3250Keywords:
Metode demonstrasi, Pembelajaran IPA, Prestasi belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penerapan metode pembelajaran demonstrasi di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 56 Tolobali Kota Bima. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi mampu meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Selain meningkatkan hasil belajar, metode demonstrasi juga meningkatkan keaktifan, motivasi, kerja sama, dan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep IPA melalui pengalaman belajar secara langsung. Ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal hingga siklus II sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Dengan demikian, metode pembelajaran demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas IV di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode demonstrasi sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA di sekolah dasar karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.
References
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Harvard University Press.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2018). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Freeman, S., Eddy, S. L., McDonough, M., Smith, M. K., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410–8415. https://doi.org/10.1073/pnas.1319030111
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of teaching (9th ed.). Pearson.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
National Research Council. (2012). A framework for K–12 science education: Practices, crosscutting concepts, and core ideas. National Academies Press. https://doi.org/10.17226/13165
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Orion Press.
Putera, A. S., Komalasari, M., Heriyanti, D., Asriya, M., Luthfiya, O. P., Oktaviani, W., Pendi, Shafwa, E., & Fitriani, S. (2025). Improving science learning outcomes through demonstration methods: Classroom action research in public elementary schools. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 13(2), 239–255. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v13i2.39460
Rajata, R. B., & Suryani, E. (2026). Studi komparatif metode demonstrasi dan eksperimen terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Paedagogie, 21(1), 179–188. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.15968
Sardiman, A. M. (2022). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.
Trianto. (2014). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.












