JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji <p>JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, memiliki e-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220525591108933" target="_blank" rel="noopener">2830-1080</a> dan p-ISSN:<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220525511112430" target="_blank" rel="noopener"> 2830-1072</a>, merupakan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran dengan Fokus dan scope hasil penelitian, tinjauan teoritis dan konseptual dalam bidang pendidikan dan pembelajaran pada semua tingkat pendidikan. Pendidikan dasar, Pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. <strong>JUPENJI </strong>menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun <em><a href="https://docs.google.com/document/d/1GMFZBIUQgopF7zAGsAQaX6rrMhky-4eS/edit#heading=h.gjdgxs" target="_blank" rel="noopener">template</a></em> yang sudah disediakan oleh pengelola. <strong>JUPENJI</strong> adalah jurnal <em>open access </em>dibawah naungan Yayasan J<em>ompa Research and Development. </em>Terbit empat kali dalam setahun pada bulan Pebruari, Mei, Agustus dan November.</p> en-US perahubima@gmail.com (Muh. Nasir) abankbima@gmail.com (Indrawan) Sun, 23 Nov 2025 07:06:31 +0700 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemanfaatan Cerita Rakyat Bima Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Membentuk Karakter Siswa SDN Inpres Rore https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji/article/view/2350 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan cerita rakyat Bima sebagai media pembentukan karakter pada siswa sekolah dasar di SDN Inpres Rore. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui bahan ajar yang kontekstual dan dekat dengan lingkungan budaya siswa. Cerita rakyat Bima dipilih karena mengandung nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan gotong royong yang relevan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa sekolah dasar di wilayah Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi cerita rakyat dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai karakter serta mendorong perubahan perilaku positif dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Selain itu, guru menilai bahwa penggunaan cerita rakyat memudahkan proses internalisasi nilai karena kedekatan budaya dan daya tarik naratif bagi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat Bima berpotensi menjadi sumber belajar efektif untuk mendukung penguatan karakter siswa sekolah dasar dan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum maupun kegiatan literasi sekolah</em><em>.</em></p> Nurhidayatika Nurhidayatika, Ringgo Putri Lestari Copyright (c) 2025 JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji/article/view/2350 Sun, 30 Nov 2025 00:00:00 +0700 Nilai Nggusu Waru Pada Pendidikan Seni Sebagai Indentitas Masyarakat Bima https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji/article/view/2353 <p><em>Local cultural values play an important role in shaping identity and character through education, particularly in art education. One of the cultural heritages of the Bima community is Nggusu Waru, a traditional leadership concept consisting of eight core values that reflect religious, moral, intellectual, and social principles. However, these values have not been optimally integrated into formal art education. This study aims to examine the values of Nggusu Waru in art education as a representation of Bima community identity. The research employed a qualitative descriptive approach using library research. Data were collected through documentation of books, academic articles, and relevant cultural texts, and analyzed through data reduction, data display, and interpretative conclusion drawing. The results indicate that Nggusu Waru contains multidimensional values that can be contextualized as learning resources in art education, integrating aesthetic, ethical, and cultural dimensions. The incorporation of Nggusu Waru into art education contributes to strengthening local cultural identity, fostering creativity, and supporting character education through meaningful aesthetic experiences. Therefore, Nggusu Waru has significant potential to serve as a cultural foundation for art education that is rooted in local wisdom while remaining relevant in contemporary educational contexts.</em></p> Ringgo Putri Lestari, Mourent Aulia Abadi Copyright (c) 2025 JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji/article/view/2353 Sun, 30 Nov 2025 00:00:00 +0700