Analisis Pelaksanaan Program Puskesmas Dalam Menurunkan Prevalensi Stunting Di Desa Dolok Saribu Kecamatan Pagaran

Penulis

  • Yenni Tulus Purba Universitas Negeri Medan
  • Yusnadi Yusnadi Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1618

Kata Kunci:

Pelaksanaan program, Puskesmas, Prevalensi stunting

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program Puskesmas dalam menurunkan Stunting di desa Dolok Saribu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologi. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang berjumlah tiga orang yaitu divisi gizi, bidan koordinator serta ibu yang memiliki balita stunting. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi serta dilakukan reduksi data,penyajian data selanjutnya penarikan kesimpulan dari data yang dihimpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Puskesmas dalam menurunkan prevalensi stunting sudah dijalankan pada setiap wilayah kerja Puskesmas termasuk desa Dolok Saribu yang meliputi program imunisasi,penyuluhan gizi, pengukuran tinggi dan berat badan per usia. Program dijalankan oleh petugas Puskesmas sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Temuan penelitian berkontribusi dalam memberikan gambaran nyata pelaksanaaan program Puskesmas dalam menurunkan prevalensi stunting yang bermanfaat sebagai acuan untuk perbaikan  serta penguatan pelaksanaan program dilapangan.

Referensi

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan dasar Tahun 2018.Kementrian Kesehatan RI (Vol.53,Issue 9)

Khariza, H. A. (2015). Program Jaminan Kesehatan Nasional (Studi Deskriptif Tentang Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Lamadang, S. I., Razak, A., & Ruseng, S. (2018). Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Kabupaten Buol. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 1(3). https://doi.org/10.30597/jkmm.v1i3.8826

Muharram, F., Cholifah, S., & Utami, P. J. (2025). Analisis implementasi kebijakan program percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Sidoarjo. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(1),274-287. https://doi.org/10.37329/ganaya.v8i1.3790.

Mahmudah, I. N., Handayani, J. D., Istikhomah, A., Annabila, P. H., Rahmawati, A., & Firrahmawati, L. (2023). Kegiatan Smart Education Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Desa Samiran Terhadap PencegahanStunting.Empowerment Journal, 3(2), 33-40.

Sandra, A. G., Dasuki, M. S., Agustina, T., & Lestari, N. (2021). ASI tidak eksklusif dan imunisasi tidak lengkap sebagai faktor risiko kejadian stunting pada balita. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(2), 41-45. https://doi.org/10.61902/involusi.v11i2.242

Silitonga, A. I., Nabila, Z. A., Lubis, C. R. Z., & Safitri, N. (2024). Klasterisasi Gizi Buruk Dan Stunting di Provinsi Sumatera Utara Menggunakan K-Means Clustering. Methodika: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 10(2), 13-18. https://doi.org/10.46880/mtk.v10i2.3147

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Yasri, A., & Yusran, R. (2022). Komunikasi efektif dalam implementasi program kesehatan masyarakat di daerah terpencil.Jurnal Komunikasi Kesehatan, 8(2), 112–121. Involusi: Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(2), 41–45.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29