Partisipasi Kelompok Bahari Jaya Dalam Implementasi Teknologi Bioflok Pada Usaha Budidaya Udang Vaname Di Desa Soropia
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1909Keywords:
Implementasi, Partisipasi, Teknologi bioflok, Udang vanameAbstract
Desa Soropia memiliki potensi usaha budidaya yang strategis, dengan kondisi topografi wilayah daratan Desa Soropia yang berbatasan langsung dengan perairan laut dalam dan adanya Teluk Soropia. Selain ketersediaan air laut jernih yang melimpah, juga karena sumber air belum tercemar. Kelompok Bahari Jaya adalah kelompok yang menjadi mitra sasaran dalam pelaksanaan PKM ini yang beranggotakan 10 orang. Masalah prioritas adalah anggota kelompok belum memiliki keterampilan dalam operasional usaha budidaya udang melalui teknologi bioflok, karena bisa menjadi alternatif dalam diversifikasi usaha dan sumber pendapatan baru bagi anggota kelompok, dan yang paling penting bahwa teknologi bioflok sangat menarik karena bisa diterapkan untuk skala rumah tangga. Metode yang diterapkan dalam mengatasi permasalahan mitra adalah Metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses belajar dan penerapan teknologi. Dengan memberikan pelatihan, pendampingan dan kerjasama aktif. Setelah pelaksanaan kegiatan, diperoleh hasil bahwa bentuk partisipasi berupa keterlibatan aktif dalam pelatihan dan penyuluhan, kontribusi tenaga dan sumber daya lokal, kerja sama dalam kegiatan demonstrasi, menjadikan kolam mereka sebagai lokasi percontohan bioflok udang vaname, pelaporan rutin perkembangan budidaya. Sehingga anggota kelompok Bahari Jaya mulai mampu mengelola sistem bioflok secara mandiri, termasuk fermentasi probiotik dan kontrol harian kualitas air. Partisipasi aktif Kelompok Usaha Bahari Jaya dalam implementasi teknologi bioflok berhasil meningkatkan keberhasilan budidaya udang vaname di Desa Soropia. Teknologi ini terbukti efisien, ramah lingkungan, dan mendukung ketahanan ekonomi lokal. Diperlukan tindak lanjut berupa monitoring berkala, replikasi ke kelompok lain, dan dukungan alat/infrastruktur agar program ini berkelanjutan.
References
Amir, S., Setyono, B. D., Alim, S., & Amin, M. (2018). Aplikasi teknologi bioflok pada budidaya udang vaname (Litopenaeus Vannamei). Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 1, 660-666.
Djamali, R. A., Irsyam, M., Subagio, A., Piluharto, B., Indarto, I., & Dharmawan, A. (2023). Pendampingan Budidaya Udang Vaname Sistem Small Pond di Desa Bades, Lumajang. Warta LPM, 197-206.
Ekasari, J. (2009). Teknologi biotlok: teori dan aplikasi dalam perikanan budidaya sistem intensif bioflocs technology: theory and application in intensive aquaculture system. Jumal Akuakultur Indonesia, 8(2), 117-126..
Gunarto, G., Suwoyo, H. S., & Tampangallo, B. R. (2012). Budidaya udang vaname pola intensif dengan sistem bioflok di tambak. Jurnal riset akuakultur, 7(3), 393-405.
Gunarto, G., Suwoyo, H. S., & Tampangallo, B. R. (2012). Budidaya udang vaname pola intensif dengan sistem bioflok di tambak. Jurnal riset akuakultur, 7(3), 393-405.
Ma'in, M. I., Anggoro, S., & Sasongko, S. B. (2013). Kajian dampak lingkungan penerapan teknologi bioflok pada kegiatan budidaya udang vaname dengan metode life cycle assessment. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11(2), 110-119.
Munaeni, W., & Syazili, A. (2023). Pelatihan Pembuatan Bioflok Menggunakan Probiotik Pro-KJ untuk Budidaya Udang Vaname Litopenaeus vannamei. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 4699-4702.
Putri, R. A., & Sembiring, S. B. (2021). Implementation of Desktop Publishing Application for Flyer and Business Card Design with Participatory Action Research (PAR) Method. Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.55537/jibm.v1i1.1
Rahim, R., & Rukmana, M. R. A. (2022). Pkm Penerapan Teknologi Zero Water Discharge Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Kelurahan Wolulu Kecamatan Watubanggakabupaten Kolaka. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(9), 2315-2326.
Sahabudin, S., Muhsin, M., Karno, K. K. K., Zakiyah, A., Anggara, A., & Drajat, S. R. (2020). Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Sistem Bioflok di Kolam Terpal Bundar pada Kelompok Masyarakat Perikanan Binaan PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Parepare. Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2).
Salamah, S., Sihombing, G., Hasanah, S. H., Ayuzar, E., & Mahdaliana, M. (2025). Revitalization of Traditional Fish Ponds Through Vannamei Shrimp Aquaculture Based on Education and Assistance in Padang Sakti Village. Eumpang Breuh: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 29-32.
Sardi Titaheluw S, Tangke U, Talib A, Laitupa I, Bafagih A, Andriani R, et al. Counseling on Vaname Shrimp Cultivation Using the Biofloc Method to Communities in Dowora Village, Tidore Kepulauan City. Altifani J Int J Community Engagem. 2022;3(1):41
Suderajad, P., Idris, M., Yusnaini, Nurdiana A, Piliana, W. O., Yusuf, S. Y., & Nur, I. (2024). Peningkatan Pengetahuan Peluang Usaha Budidaya Udang Sistem Bioflok Skala Rumah Tangga Nelayan. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 60–67. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v6i1.237
Suderajad, P., Yusnaini, Y., Nur, I., & A., N. (2025). Prospects Of Household Scale Vaname Shrimp Farming Biofloc System. Jurnal Perikanan Unram, 15(2), 821–827. https://doi.org/10.29303/jp.v15i2.1460
Titaheluw, S. S., Tangke, U., Talib, A., Laitupa, I., Bafagih, A., Andriani, R., ... & Lating, A. (2022). Penyuluhan Budidaya Udang Vaname Menggunakan Metode Bioflok di Kelurahan Dowora, Kota Tidore Kepulauan Counseling on Vaname Shrimp Cultivation Using the Bio floc Method to Communities in Dowora Village, Tidore Kepulauan City.
Yustiati, A., & Andriani, Y. (2022). Budidaya udang vanname Pembesaran Udang vannamei Pada Berbagai Sistem Akuakultur: telaah Pustaka. Journal of Fish Nutrition, 2(1), 26-36.









