Intervensi Kepada Kader Dan Perangkat Desa Sebagai Agen Pencegahan Stunting Di Desa Setia Negara Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan

Authors

  • Antun Rahmadi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.55784/jompaabdi.v1i2.139

Keywords:

Penyuluhan, Stunting, Kader, Perangkat desa

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi Desa Setia Negara dalam kaitannya dengan pencegahan stunting adalah masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya kader dan  perangkat desa mengenai pencegahan stunting karena itu perlu dilakukan intervensi berupa penyuluhan oleh nara sumber berkompeten. Tujuan kegiatan penyuluhan yag merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap kader dan perangkat desa dalam upaya pencegahan stunting di Desa Setia Negara.. Metode intervensi yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan penyuluhan interaktif menggunakan media penyuluhan audio visual.  Sebanyak 21 peserta 100% meningkat pengetahuannya sebesar rata-rata 62,4%. Pihak Puskesmas akan melanjutkan untuk melakukan pendampingan kepada kader dan perangkat desa dalam menjalankan rencana upaya pencegahan stunting di desa. Perlu adanya kegiatan lanjutan berupa pelatihan tentang kegiatan teknis pencegahan stunting di desa dengan sasaran yang lebih luas yaitu dengan melibatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh dalam upaya pencegahan stunting di desa seperti tokoh agama, petugas kesehatan di desa, dan organisasi kemasyarakatan di tingkat desa.

References

Fitria, F., & Sudiarti, T. (2021). Pengaruh Penyuluhan terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Kesehatan pada Ibu Balita di Mampang, Depok. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 2(1), 9-14.

Ginting, S., Simamora, A. C., & Siregar, N. (2022). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan dengan Media Audio Visual Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Praktik Ibu dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2021. Journal Of Healthcare Technology And Medicine, 8(1), 390-399.

Kemenkes RI (2013) Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 HPK). Jakarta: Republik Indonesia, 2013.

Kemenkes RI. (2016). Warta kesmas; gizi investasi masa depan bangsa. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, (2017). Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. Jakarta, Desember 2017.

Rini, W. N. E. (2020). Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2019. Jurnal Kesmas Jambi, 4(1), 23-27.

Sari, D. N. (2012). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Peran Kader Desa Siaga Pada Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi di Desa Indrodelik Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik.

Surjaningsih, R., Juliastuti, R., & Nurmayanti, I. (2014). Hubungan Pengetahuan Dengan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelaksanaan Desa Siaga (Studi di Desa Sumolawang Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur). Jurnal Kebidanan, 4(1).

UNICEF. (2013). Ringkasan Kajian Gizi Ibu dan Anak. Online; www.unicef.org, diakses tanggal 6 Juni 2022

Wahyurin, I. S., Aqmarina, A. N., Rahmah, H. A., Hasanah, A. U., & Silaen, C. N. B. (2019). Pengaruh edukasi stunting menggunakan metode brainstorming dan audiovisual terhadap pengetahuan ibu dengan anak stunting. Ilmu Gizi Indonesia, 2(2), 141-146.

Yurinta, N. A. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Peran Kader Terhadap Partisipasi Ibu Balita Dalam Kegiatan Posyandu Balita Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun (Doctoral dissertation, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun).

Downloads

Published

2022-06-23