Pemberdayaan Masyarakat Dalam Usaha Peningkatan Sambal Hayati Melalui Diversivikasi Produk, Penguatan Manajemen Usaha dan Perluasan Pemasaran Di Ampenan Kota Mataram

Authors

  • Siti Yulianah M.Yusuf Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
  • Syaumudinsyah Syaumudinsyah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
  • Basuki Sri Hermanto Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.1919

Keywords:

Diversifikasi produk, Pemberdayaan masyarakat, Penguatan manajemen usaha, Perluasan pemasaran

Abstract

Usaha sambal Hayati yang merupakan usaha rumahan yang menjual sambal bawang khas Lombok didirikan sejak bulan Juli tahun 2013. Berlokasi di Lingkungan Banjar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan,  beranggotakan 5 orang ibu-ibu wilayah tersebut yang diketuai oleh ibu Hj. B. Nurhayati. Sejak hampir 12 tahun berdirinya usaha ini tidak mengalami perkembangan. Setelah tim melakukan observasi ditemukan tiga permasalahan utama terkait aspek produksi, aspek manajemen usaha dan aspek pemasaran.Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membenahi permasalahan yang dihadapi mitra melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, dimana dalam pelaksanaannya diharapkan mitra bersedia berdiskusi dan berpartisipasi secara aktif dalam seluruh pelaksanaan kegiatan sehingga transfer ilmu dapat berjalan secara efektif dan efisien. Melalui kegiatan pengabdian ini, mitra mampu membenahi permasalahan yang dihadapi, serta melalui pemberian alat produksi dengan kapasitas yang lebih besar dan lebih modern, membantu proses produksi semakin cepat dan efisien serta lebih kuantitas produk yang dihasilkan lebih besar. Mitra mampu melakukan diversifikasi produk dengan mengangkat ciri khas daerah, sehingga pilihan sambal oleh konsumen semakin variative. Modal semakin berkembang dengan membuat catatan keuangan sederhana sehingga arus kas tercatat secara jelas dan terperinci, pasar semakin luas dengan memanfaatkan social media sebagai sarana promosi.Diharapkan mitra dapat secara konsisten melaksanakan pembenahan terkait aspek produksi, aspek manajemen usaha dan aspek pemasarannya. Dengan bertambahnya kapasitas produksi, kualitas produk yang selalu terjaga serta pasar yang semakin luas, diharapkan usaha ini dapat menyerap jumlah tenaga kerja lebih banyak sehingga dapat meningkatkan omset penjualan. Pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan serta taraf hidup masyarakat.

References

Melina S, Sudrartono T. (2023). E-Commerce Sebagai Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Di Distro SPRK.Apparel BANDUNG. J Ilm Manajemen, Ekon & Akunt. 7(1):813–29. http://dx.doi.org/10.31955/mea.v7i1.2925

Pratiwi D, Dirkareshza R. (2023). Pengelabuan Informasi Harga di E-Commerce terhadap Konsumen Melalui Flash Sale. J Ius Const. 8(3):406. http://dx.doi.org/10.26623/jic.v8i3.7344

Riyanto B, Syafitri UD, Trilaksani W, Ulya I. (2023). Pengembangan produk sambal roa inovatif melalui formulasi undur-undur laut. J Pengolah Has Perikan Indones. 26(2):216–28. http://dx.doi.org/10.17844/jphpi.v26i2.44396

Yusnidar C, Ameliany N. (2023). Pengaruh Diversifikasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen ( Studi pada Toko Greatman Distro Krunggeukueh ). Negot J Ilmu Adm Bisnis. 6(2):228. http://dx.doi.org/10.29103/njiab.v6i2.14346

Yusuf, Siti Yulianah M. (2019). Pengembangan Matapencaharian Alternatif Berbasis Penerapan Teknologi Sederhana Oleh Perempuan Pesisir Ampenan. MEDIA BINA Ilmiah. 14(2):1975. http://dx.doi.org/10.33758/mbi.v14i2.293.

Downloads

Published

2025-12-09