Edukasi Pengelolaan Obat Secara Mandiri Pada Masyarakat Lansia Di Ampel, Boyolali

Authors

  • Risma Sakti Pambudi Universitas Sahid Surakarta
  • Winanti Puji Utami Universitas Sahid Surakarta
  • Alinda Putri Universitas Sahid Surakarta
  • Riski Ishariyanto Universitas Sahid Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2064

Keywords:

Edukasi, Lansia, Obat

Abstract

Di Indonesia masih terdapat masyarakat yang melakukan swamedikasi namun belum mengetahui cara pengelolaan obat yang benar. Hal ini dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Adapun faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya akses informasi yang terbatas serta rendahnya literasi kesehatan masyarakat khususnya di daerah terpencil dan masyarakat lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lansia sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait pengelolaan obat mandiri yang benar. Mitra pengabdian ini adalah masyarakat lansia di desa jlerem, ampel, boyolali. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan edukasi serta kuesioner pre dan post edukasi supaya dapat melihat peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 peserta dan hasil kegiatan menunjukkan sebelum diberikan edukasi terdapat masyarakat yang masih kurang pengetahuan terkait pengelolaan obat mandiri yaitu 27%, cukup 10% dan baik 63%. Namun setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan obat mandiri yang baik yaitu sebesar 100%. Oleh karena itu kegiatan edukasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.

References

Assalwa, U., Ningrum, G. P., Tindawati, T. M., Zahro, S., Trisfalia, R. R., Yuliani, A. P., Syarifudin, F., Najah, A. L. ., Devi, A. S., Irmatiara, F., & Priyandani, Y. (2020). Profil Perilaku Pengelolaan Obat Pada Lansia. Jurnal Farmasi Komunitas, 8(1), 9. https://doi.org/10.20473/jfk.v8i1.21916

BPOM RI. (2019). Pedoman Mengenal Obat Kadaluarsa Dan/Atau Rusak Di Rumah Tangga Dan Cara Penanganannya. BPOM RI.

Kardas, P., Lewek, P., & Matyjaszczyk, M. (2013). Determinants of patient adherence: A review of systematic reviews. Frontiers in Pharmacology, 4 JUL(July), 1–16. https://doi.org/10.3389/fphar.2013.00091

Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyrakat. Kementerian Kesehatan RI.

Pambudi, R. S. (2025). Edukasi Pada Ibu Pkk Tapak Siring Tentang Sistem Informasi Pengelolaan Obat Mandiri (SIPOM). Reswara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 06(01).

Rasdianah, N., Djuwarno, E. N., & Taupik, M. (2022). Edukasi Penggunaan Obat Yang Benar Melalui Media Brosur Bagi Masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(1), 380. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6380

Suryani Kusumaningtyas, R. D., & Sofyan, O. (2020). Pengaruh Intervensi Penyuluhan Tentang Penggolongan Obat Terhadap Pengetahuan Masyarakat Dusun Tegalkemuning Kota Yogyakarta. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 1–7. https://doi.org/10.37089/jofar.v0i0.73.

Downloads

Published

2025-12-05