Integrasi Nilai Budaya Islami Dalam Motif Batik Pelo Ati Untuk Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Kreatif Komunitas Rifaiyah

Authors

  • Anik Rahmawati Universitas Selamat Sri
  • Menik Tetha Agustina Universitas Nasional Karangturi
  • Laelatul Anisah Universitas Selamat Sri
  • Sufrotun Khasanah Universitas Selamat Sri

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2126

Keywords:

Batik rifa’iyah, Budaya islami, Ekonomi kreatif, Inovasi seni, Pemberdayaan masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keberdayaan Komunitas Batik Rifaiyah Desa Kalipucang Wetan melalui integrasi nilai budaya Islami dalam motif batik “Pelo Ati” sebagai inovasi seni Nusantara yang berdaya sosial dan ekonomi. Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama berupa belum optimalnya keberlanjutan seni batik Rifaiyah sebagai ruang ekspresi kreatif masyarakat, keterbatasan keterampilan inovasi produk, serta lemahnya aspek pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan keterampilan desain dan diversifikasi produk, penerapan teknologi dalam pembuatan kemasan dan promosi digital, pendampingan berkelanjutan, serta evaluasi hasil. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa lintas disiplin dari bidang Desain Komunikasi Visual, Psikologi, dan Teknik Industri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunitas dalam berinovasi produk, mengelola media sosial, serta merancang strategi pemasaran digital. Komunitas Batik Rifaiyah berhasil menciptakan sepuluh produk baru berbasis motif Islami dengan kemasan kreatif dan membangun platform digital sebagai media promosi. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya partisipasi generasi muda serta terwujudnya kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah. Program ini didanai oleh Kemendiktisaintek melalui skema pendanaan Program Inovasi Seni dan Nusantara (PISN) Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi kegiatan ke depan adalah pembentukan Creative Hub Rifaiyah dan perluasan jejaring pemasaran digital agar keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis nilai Islami dapat terus berkembang.

References

Anjarsari, V. C., Rahmawati, A., & Luluk, W. (2021). Strategi Promosi Melalui Media Sosial Untuk Produk UMKM Di Kecamagtan Gajahmungkur Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita. Vol 1, No 2.

Hidayat, R. (2021). Revitalisasi Seni Tradisi dalam Perspektif Ekonomi Kreatif. Jurnal Seni dan Budaya, 19(2), 145–158.

Mustika, S. (2018). Melestarikan Batik Tradisional Rifa'iyah Sebagai Identitas Budaya Komunitas Rifa'iyah. Jurnal Penelitian Komunikasi, 29-42.

Putri, R., & Santoso, M. (2023). Strategi pemberdayaan komunitas melalui inovasi seni berbasis partisipasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreatif, 5(1), 33–48

Rahmawati, A., & Fadhillah, M. N. (2023). Perancangan Desain Kemasan Sale Pisang “LESALE”: Di Desa Terban Batang. Jurnal Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual. Vol 2, No 2.

Rahmawati, F., & Nugroho, B. (2022). Pengembangan Inovasi Batik Tradisional melalui Kolaborasi Seni dan Teknologi. Jurnal Desain dan Industri Kreatif, 5(1), 33–47.

Rahmawati. A., Paramitha, P., & Tiyono, A. (2024). Akulturasi Budaya Islam Pada Motif Batik “Pelo Ati” Desa Kalipuvang Wetan Kabupaten Batang. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia. Vol 10, No 4.

Suratman., Suranto., & Herawati E. (2019). Pengembangan Motif Batik dan Diversifikasi Produk Kain Batik Anatomi. Jurnal Semar, Vol 8 No 1.

Sutanto, A. (2020). Ekonomi Kreatif dan Tantangan Pelestarian Batik di Era Globalisasi. Jurnal Ekonomi Kreatif, 8(3), 201–214.

Wibowo, H. (2022). Peran media digital dalam promosi karya seni kontemporer. Jurnal Media Kreatif, 10(3), 201–215.

Downloads

Published

2025-12-09