Penguatan Gizi Keluarga melalui Edukasi Pemanfaatan Jagung dan Kelor sebagai Cemilan Sehat di Desa Paddinging Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar

Authors

  • Vina Purnamasari M Universitas Muslim Indonesia
  • A. Hasrawati Universitas Muslim Indonesia
  • Ririn Ririn Universitas Muslim Indonesia
  • Aztriana Aztriana Universitas Muslim Indonesia
  • Safriani Rahman Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v5i1.2212

Keywords:

Cemilan sehat, Edukasi gizi, Jagung, Kelor, PKK

Abstract

Peningkatan kualitas gizi keluarga merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pangan lokal. Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, memiliki sumber daya jagung dan daun kelor yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum dikembangkan menjadi produk pangan bernilai gizi tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan edukasi gizi dan pelatihan pengolahan cemilan sehat berbasis jagung dan kelor kepada ibu PKK. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang gizi keluarga dan pangan lokal, pelatihan praktik pembuatan Stik Jagung Kelor, pelatihan pengemasan dengan standar higienitas, serta evaluasi menggunakan kuesioner organoleptik dan kelayakan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal dan cara mengolahnya menjadi produk bernutrisi. Seluruh peserta mampu mempraktikkan pembuatan produk secara mandiri dengan hasil yang stabil. Penilaian organoleptik oleh 10 responden menunjukkan skor rata-rata 3,51 (kategori sangat baik) dan skor kelayakan 3,66 (kategori sangat layak dipasarkan). Produk dinilai memiliki rasa yang dapat diterima, tekstur renyah, aroma khas kelor yang tidak menyengat, serta kemasan yang menarik. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan teknis, serta motivasi berwirausaha masyarakat, sehingga produk berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan desa Paddinging.

References

Alam, S. (2020). Diversifikasi pangan lokal dalam peningkatan gizi keluarga. Jurnal Gizi Nusantara, 5(2), 55–63.

Anwar, N. (2022). Pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai pangan fungsional. Jurnal Pangan Lokal, 7(1), 12–20.

Arifin, M., & Nurhayati. (2021). Pemberdayaan ibu PKK melalui pelatihan pengolahan pangan lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 245–253.

Ashari, S., & Nasir, M. (2019). Potensi jagung sebagai bahan pangan alternatif dalam peningkatan ketahanan pangan. Jurnal Agribisnis, 9(1), 33–40.

Balitbangkes RI. (2021). Laporan Nasional Status Gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dewi, R., & Sari, N. (2020). Pelatihan pembuatan makanan sehat berbasis pangan lokal untuk peningkatan gizi keluarga. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 101–108.

Fathurrahman, M., & Rahman, A. (2021). Kelor sebagai sumber antioksidan dan potensinya dalam perbaikan gizi. Jurnal Kesehatan Holistik, 5(2), 66–73.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.

Mulyani, E., & Wahyuni, S. (2022). Pengembangan produk makanan berbasis pangan lokal untuk peningkatan ekonomi keluarga. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 55–63.

Rohmah, N. F. (2018). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam pemberdayaan masyarakat. Intizam: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 1–11.

Suhirman, D., & Yuliani, H. (2021). Analisis kandungan gizi jagung dan manfaatnya bagi kesehatan. Jurnal Pangan dan Gizi, 12(2), 45–52.

WHO. (2020). Guideline: Dietary diversity and nutrient adequacy for families. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-03-31