Swamedikasi Luka dan Pembuatan Sediaan Topikal Herbal Berbasis Rambut Jagung Sebagai Alternatif Pengobatan Luka Ringan

Authors

  • A Hasrawati Universitas Muslim Indonesia
  • Vina Purnamasari Universitas Muslim Indonesia
  • Sitti Amirah Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Amelia Dwi Alfiah Universitas Muslim Indonesia
  • Namira Madi Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2217

Keywords:

swamedikasi luka, rambut jagung, Desa Paddinging

Abstract

Praktik swamedikasi masih banyak dilakukan oleh masyarakat tanpa pengetahuan yang memadai mengenai pemilihan obat, cara penggunaan, maupun aspek keamanannya. Pada kasus luka ringan, sebagian masyarakat masih menggunakan bahan tradisional yang tidak terstandar, sehingga berpotensi menimbulkan risiko infeksi dan keterlambatan penyembuhan. Desa Paddinging memiliki potensi sumber daya alam berupa rambut jagung (Zea mays L.) yang selama ini menjadi limbah, padahal mengandung flavonoid, tanin, serta senyawa bioaktif lain yang berpotensi sebagai agen penyembuh luka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai swamedikasi luka yang aman serta memberikan keterampilan dalam memanfaatkan rambut jagung menjadi sediaan topikal herbal yang murah, mudah dibuat, dan bernilai guna tinggi. Kegiatan melibatkan 20 peserta dari kelompok ibu PKK Desa Paddinging. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif–emansipatif, di mana peserta berperan aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Rangkaian kegiatan meliputi: (1) observasi dan koordinasi awal dengan mitra; (2) sosialisasi dan edukasi terkait swamedikasi luka ringan dan pemanfaatan bahan alam lokal; (3) pelatihan pembuatan sediaan topikal herbal berbasis rambut jagung; dan (4) evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai swamedikasi luka ringan yang rasional serta keterampilan dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai kesehatan. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat terbukti mampu menghasilkan inovasi sederhana namun relevan untuk memperkuat kemandirian dan kesejahteraan kesehatan masyarakat desa.

References

Aljinovi, V. (2025). Self-Medication as a Global Health Concern: Overview of Practices and Associated Factors ANarrativenReview. 1–37. https://doi.org/10.3390/healthcare13151872

Arga, N. A., Program, M., Sarjana, S., Keperawatan, F., Syiah, U., Banda, K., Keilmuan, B., Gawat, K., Fakultas, D., Universitas, K., Kuala, S., & Aceh, B. (2024). JIM FKep Volume Vll No . 2 Tahun 2024. Vll(2). https://jim.usk.ac.id/FKep/article/view/24562

Fajrina, A., Dinni, D., Bakhtra, A., Eriadi, A., Putri, W. C., & Wahyuni, S. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rambut Jagung ( Zea mays L .) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. 13(2). https://dx.doi.org/10.52689/higea.v13i2.391

Gina, B., Setiyani, I., Made, N., Ratnata, A., & Andanalusia, M. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Luka Bakar Ringan Pada Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Mataram. 2(1), 2017–2022. https://doi.org/10.29303/sjp.v6i1.264

Herbani, M & Andri, T. (2025). Studi In Vitro Potensi Anti Inflamasi Ekstrak Etanol , Etil Asetat , Dekokta dan Infusa Rambut Jagung (Zea mays L). 10(2), 37–45. https://doi.org/10.33474/ejbst.v10i2.613

Lapcik,L., David, R., Barbora, L. (2023). A Physicochemical Study of the Antioxidant Activity of Corn Silk Extracts. https://doi.org/10.3390/foods12112159

Karamoy,N. F., Paulina V. Y & Surya, S. A. (2022). Formulation And Test Of Antioxidant Activity Lotion Ethyl Acetate Fraction Of Corn Silk ( Zea Mays L .) Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Lotion Fraksi Etil Asetat. 11(4), 1805–1812. https://doi.org/10.35799/pha.11.2022.42900

Kasim, M.R & Muh K.A., (2021). Identifikasi Potensi Dan Masalah Dalam Pembuatan Peta Desa Berbasis Sistem Informasi Geografis (Sig) (Studi Kasus_ Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar). (n.d.). https://proceeding.uns.ac.id/geospatial/article/view/33/16

Kurnia, S., Muh Y., & Netty, H. (2021). 69 Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Rambut Jagung (Z. 69–77. https://doi.org/10.35580/chemica.v22i2.26210

Novelina, M. &. (2017). Pendampingan Pemetaan Potensi Desa di Desa Paddinging Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Assistance In Mapping Village Potentials at Paddinging Village Sanrobone District Takalar Regency. Parita_Abdi, 6(2), 428–436. https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/17507

Pali, A. H. (2023). Penyuluhan Dan Edukasi Tentang Pentingnya Swamedikasi Bagi Masyarakat Desa Meyambanga Timur, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. 1–8. https://doi.org/10.47918/jhss.v2i1.1179

Putri, Z., Fauzi, A., Intan, C., Puteri, A., Wahyuni, S., & Rawitri, K. (2025). Gerakan Masyarakat Cerdas Obat ( GMCO ): Upaya Pencegahan Self- Medication yang Tidak Rasional di Kalangan Masyarakat Kota Medan. 0–4. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i3.11914

Purwadi, F. A dan Mexsi, M. R. (2023). Efektivitas Metode Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Swamedikasi di Dusun Wonorejo The Effectiveness of Level Education Methods on Community Knowledge About Program Studi Diploma III Farmasi , Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Program Studi Diploma III Farmasi, Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta. 10(2), 86–91. https://doi.org/10.33508/jfst.v10i2.4578

Setiadi, et al. (2019). Edukasi Kesehatan Berbasis Masyarakat: Model Pengawalan Gema Cermat Oleh Apoteker. Cetakan Ke-1. Universitas Surabaya.

Sulistiawati. (2024). Uji Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Rambut Jagung Terhadap Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas gingivalis . 6(1), 1–5. https://doi.org/10.36086/jkgm.v6i1.1875

Warsidah (2024). Edukasi Swamedikasi yang Rasional pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kakap Kalimantan Barat. 6(2), 344–354. https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i2.1947.

Downloads

Published

2025-12-24