Pembinaan Masyarakat Desa Dalam Mengoptimalisasi Kesehatan Jaringan Penyangga Gigi Di Desa Labuhan Ratu Raya Kecamatan Labuhan Ratu
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2359Keywords:
Gigi, Jaringan, Kesehatan, PenyanggaAbstract
Permasalahan kesehatan jaringan penyangga gigi, seperti gingivitis, periodontitis, karang gigi, dan gigi goyang, masih cukup sering ditemukan pada lansia di Labuhan Ratu Raya. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman mengenai kebersihan mulut, teknik menyikat gigi yang kurang tepat, serta minimnya kesadaran melakukan pemeriksaan gigi secara rutin. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat melakukan pembinaan melalui rangkaian kegiatan edukasi, pemeriksaan, serta pelatihan yang melibatkan lansia, keluarga, dan kader. Kader kesehatan juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan pembinaan rutin bagi lansia di lingkungan masing-masing. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan gigi dan mulut lansia di Kelurahan Labuhan Ratu Raya. Diharapkan kegiatan pembinaan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya pencegahan masalah periodontal secara berkelanjutan, sehingga kualitas hidup lansia di wilayah tersebut dapat semakin meningkat.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2022. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023: Laporan Nasional. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI.
Journal of the American Heart Association. 2021. Periodontal Disease and Risk of Ischemic Stroke: A Systematic Review and Meta-analysis. Journal of the American Heart Association, 10(15): e022345.Tersedia di: https://doi.org/10.1161/JAHA.121.022345 [Diakses 15 Oktober 2025].
Petersen, P.E. & Ogawa, H. 2018. The global burden of periodontal disease: Towards integration with chronic disease prevention and control. Periodontology 2000, 78(1): 10–20.Tersedia di: https://doi.org/10.1111/prd.12279 [Diakses 15 Oktober 2025].
World Health Organization (WHO). 2022. Oral Health: Fact Sheet. Geneva: World Health Organization. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health [Diakses 15 Oktober 2025].
Departemen Kesehatan Gigi dan Mulut Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. 2024. Roadmap Pengabdian kepada Masyarakat DIII Teknik Gigi: Integrasi Protesa Akrilik dan Teknologi Digital dalam Mendukung Kesehatan Otak serta Pencegahan Stroke Menuju Masyarakat Sehat dan Produktif. Bandar Lampung: Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Pedoman Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Dwi, N., & Wahyuni, S. (2019). Pengaruh Edukasi Kesehatan Gigi Terhadap Perilaku Menyikat Gigi Pada Lansia di Desa Sukamaju. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123-130.
Kurniawati, R. (2021). Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Mulut Lansia di Kecamatan Cibinong. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 45-53.
Putri, S. D., & Santoso, H. (2018). Hubungan Antara Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Status Kesehatan Gigi pada Lansia di Puskesmas Kota Bandung. Jurnal Kesehatan Indonesia, 9(3), 200-207.
Sari, P. N., & Yuliana, E. (2020). Strategi Pembinaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kesehatan Gigi dan Mulut di Desa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 56-62.
Wulandari, D. A., & Hartono, A. (2017). Peran Kader Kesehatan dalam Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 16(2), 98-105.









