Penguatan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas Melalui Pertanian Inklusif Berbasis Greenhouse dan Sistem Wick Hidroponik Di Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2370Keywords:
Disabilitas, Greenhouse, Pemberdayaan, Pertanian inklusif, Sistem wick hidroganikAbstract
Pemberdayaan masyarakat disabilitas menjadi aspek penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang inklusif, khususnya di Kelompok Bina Siwi, yang berlokasi di Desa Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Kelompok ini menghadapi tantangan besar terkait kemandirian ekonomi anggotanya, yang sebagian besar merupakan penyandang disabilitas. Salah satu program pemberdayaan yang dilakukan adalah revitalisasi pertanian inklusif berbasis Green House dan teknologi Wick Hidroponik, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan budidaya pertanian serta mengoptimalkan pengelolaan lahan terbatas. Program ini meliputi pelatihan budidaya tanaman organik, penerapan teknologi hidroponik, dan pelatihan pemasaran hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada produktivitas panen, yang meningkat 50% dari 5 kg per siklus menjadi 8 kg per siklus. Selain itu, anggota kelompok memperoleh keterampilan dalam pengemasan dan pemasaran produk dengan lebih profesional. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup anggota, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui pemasaran yang lebih efektif. Model pemberdayaan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk kelompok disabilitas di Indonesia, memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial mereka.
References
Aiman, U., Sriwijaya, B., & Astriani, D. (2025). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Tirto Mekar Tani” Tamantirto Kasihan Bantul melalui pemanfaatan ruang bantaran Sungai Bedog. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 7–12.
Bojonegoro, U., Sugihwaras, D., Kepohbaru, K., Bojonegoro, K., & Sugihwaras, P. D. (2024). Pembangunan greenhouse di Desa Sugihwaras Kecamatan Kepohbaru. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(4), 29–37.
Irpan, A., Spalanzani, W., Widyantoro, M., & Mustakim, I. (2025). Greenhouse untuk rakyat: Gerakan hijau dari, oleh, dan untuk masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 27–34.
Kari, D. S., Saputra, K., & Syamsuddin, S. (2025). Community empowerment through the sustainable food house program using hydroponic planting media in the Sungai Batu Dendeng community care group. Memoirs of Community Service, 1(1), 1–10. https://memoirs-c.org/index.php/main/article/view/7/5
Lampung, U., & Syariah, D. K. (2025). Pengembangan sistem hidroponik berbasis greenhouse. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung.
Lestari, S. U., Alhaviz, A., Ibrahim, R., & Anggraini, A. (2024). Pemberdayaan kelompok disabilitas Insan Berguna Nusantara (IBNU) Foundation Pekanbaru melalui budidaya bawang merah (Allium cepa). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 248–252.
Manopo, T. P., Singkoh, F., & Kasenda, V. (2021). Pemberdayaan kelompok penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial Kabupaten Minahasa (Studi kasus di Kecamatan Langowan Timur). Jurnal Governance, 1(2), 1–10. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/governance/article/view/36078
Mecilita, I., et al. (2024). Empowering group of farmers with disabilities through training in manufacturing liquid organic fertilizer. Journal of Community Service, 2, 240–247.
Nadia, D. N. L. (2023). Utilization of household farming with verticulture vegetable cultivation techniques for the implementation of a vegetable village in Payak Tengah Hamlet, Piyungan, Bantul Regency. Asian Journal of Community Service, 2(12), 1–8. https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajcs/article/view/7006
Novianti, D., & Chodijah, S. (2025). Pemberdayaan penyandang disabilitas dalam wirausaha keripik pisang dan pertanian pakcoy di Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2, 378–382.
Nst, N., Rahman, D., & Sultani. (2024). Strategi pemberdayaan petani dalam pembangunan agribisnis inklusif. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendekia, 1(10), 7618–7627. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Pertiwi, E., Purnagunawan, R. M., Hadiyanto, F., & Dewi, V. C. (2025). Do skills matter in influencing employment for people with disabilities? Exploring the role of ICT skills and education. Journal of Disability Studies, 20(1), 1–12.
Puspitasari, I. M., Maulidyah, S., Pahlevi, M. I., Gaol, K. L., & Maulana, H. (2024). Pemberdayaan masyarakat Desa Beloh melalui hidroponik sistem wick. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–10.
Saputra, W. D., & Hanung, G. (2023). Mengarusutamakan penyandang disabilitas sebagai subjek pembangunan di Desa Sidoharjo, Polanharjo. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 212–218.
Widodo, R. C., Waluyo, Z. F., Salsabila, A. P., & Alfarizqi, E. P. P. (2024). Pengembangan pertanian urban berkelanjutan dengan hidroponik melalui program sosialisasi di perkotaan. Indonesian Journal of Community Service, 2(3), 59–65.
Yunas, N. S., Ramadlan, M. F. S., Damayanti, R., & Wahyudi, T. H. (2024). Penguatan inklusi sosial dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 8(1), 93–105.









