Pemberdayaan Pemuda Desa Melalui Penguatan Pembangunan Sosial Desa: Analisis Kesenjangan Kapasitas SDM Lokal Di Desa Kemang, Bogor

Authors

  • Hannisa Rahmaniar Hasnin Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Muhamad Azis Firdaus Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Diah Yudhawati Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Baihaqi Baihaqi Universitas Bengkulu
  • Desmy Riani Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2428

Keywords:

Karang taruna, Pembangunan sosial desa, Regenerasi

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi kesenjangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pemuda di Desa Kemang sebagai dasar perancangan program Pembangunan Sosial Desa yang berkelanjutan. Pemilihan topik ini penting karena peran pemuda krusial bagi keberlanjutan pembangunan desa, namun terhambat oleh masalah manajerial dan struktural ekonomi. Permasalahan utama yang diteliti meliputi minimnya regenerasi kepemimpinan Karang Taruna, tingginya pengangguran dan urbanisasi pemuda, serta rendahnya kohesi sosial akibat dinamika penduduk. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dan observasi lapangan. Hasil kegiatan merangkum temuan menjadi tiga kesenjangan: manajerial kelembagaan dengan kegagalan succession planning Karang Taruna, ekonomi vokasional dan modal sosial. Simpulan menunjukkan bahwa intervensi PkM harus difokuskan pada pelatihan Manajemen Organisasi Karang Taruna dan Inkubasi Kewirausahaan Sosial sebagai strategi utama untuk memitigasi urbanisasi dan meningkatkan daya saing. Temuan ini memberikan dasar empiris untuk perancangan model bisnis sosial dan tata kelola pemuda yang efektif.

References

Agustina, I. F., & Dandi, S. (2025). Youth Participation in Village Development Through Karang Taruna: Partisipasi Pemuda dalam Pembangunan Desa Melalui Karang Taruna. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 16(2), 10–21070.

Bovaird, T., & Loeffler, E. (2015). Public management and governance: The future? In Public management and governance (pp. 395–409). Routledge.

Deni, A., & Ruswandi, W. (2025). Pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan Sukabumi: Identifikasi tantangan dan optimalisasi peluang melalui fokus group discussion (FGD). Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 5(1).

Hidayat, A. N., Ratnawulan, T., Hasim, I., Makhmudah, S., & Purwanto, M. E. (2022). The Influence Of Perception Of Leadership Style And Climate Organization On Teacher Performance. International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC), 3(6), 2420–2432.

Mundayat, A. A., Yuhastina, Y., Narendra, B., & Gufronudin, G. (2022). Strategi peningkatan ketahanan sosial ekonomi desa melalui sistem ekonomi gotong royong berbasis badan usaha milik desa. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(1).

Santoso, T. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. Pustaka Saga.

Sihotang, Y. F., Syifa, L. N., Luthfie, E. F., Shafira, S., Yamrohimi, R. A., Aksal, M., Aji, I. P., & Nurdiarti, R. P. (2024). Revitalisasi Karang Taruna Melalui Media Digital Guna Mengoptimalkan Kinerja. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 2470–2480.

Yustisia, T. V. (2015). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Peraturan Terkait. Visimedia.

Downloads

Published

2025-12-31