Peningkatan Kapasistas Kader Posyandu Melalui Gong Ceting Pelatihan Antropometri Sebagai Upaya Penurunan Stunting Di Desa Tambi Kejajar Wonosobo

Authors

  • Kurniawati Mutmainah Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Nurma Khusna Khanifa Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Ahmad Khoiri Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Marwiati Marwiati Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Achmad Affandi Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Avianto Avianto Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah
  • Muhammad Iqbal Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v1i4.400

Keywords:

Stunting, Antropometri, Pelatihan

Abstract

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tidak memadai. Kasus stunting di Wonosobo menjadi pekerjaan rumah yang harus segera teratasi. Berbagai upaya dikerahkan guna menuntaskan masalah stunting. Upaya yang dilakukan ialah program Gotong Royong Cegah Stunting (Gong Ceting), sekaligus menjadi program Pemerintah. Sejatinya Program Gong Ceting dapat dilaksanakan oleh stakeholder yang mampu menjalankan program dan intervensinya. Salah satu pemangku kepentingan yang ikut andil dalam program ini ialah Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo. Program yang dijalankan LP3M merupakan kegiatan kolaborasi pengabdian antara Dosen dan Mahasiswa. Pengabdian ini terangkum dalam kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat Merdeka Belajar Kampus Merdeka berbasis Riset (KPM MBKM-bR). Pelaksanaan pengabdian menggunakan prinsip “service mastery” melalui pelatihan dan peningkatan kapasistas kader Posyandu terkait antropometri. Lokasi berada di Desa Tambi Kejajar Wonosobo Jawa Tengah yang diikuti 12 kader dengan berbagai latar belakang pengalaman. Pengabdian masyarakat ini terintegrasi dengan program Gong Ceting yang dilaksanakan selama 20 hari (14 – 21 November 2022). Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan dianalisa menggunakan teknik deskriptif kualitatif didasari paradigma fenomenologis. Hasil kegiatan didapatkan nilai sempurna yaitu 10 (sepuluh) berdasar perhitungan tingkat keterlaksanaan dan pemahaman. Artinya pemahaman terkait infantometer/length board dan lingkar kepala menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

References

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Kejar Target! Per Tahun Prevalensi Stunting Harus Turun 3 Persen. Siaran Pers Nomor: 16/HUMAS PMK/I/2022.

Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 43 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Wonosobo.

Bogin, B. (2001). Patterns of Human Growth Second Edition. New York: Cambridge University Press.

Raqib, R et al. (2007), ‘Low Birth Weight Is Associated with Altered Immune Functionin Rural Bangladeshi Children: A Birth Cohort Study’, American Journal of Clinical Nutrition, vol. 85, pp. 845-852.

López-Ejeda, Noemí, Laura Medialdea, Antonio Vargas, Jessica Coronado, Miguel Ángel García-Arias, and María Dolores Marrodán. (2022). "Public Health Implications of Wasting and Stunting Relationship in Children under Five Years Highly Vulnerable to Undernutrition in Guatemala: The REDAC Study" Nutrients 14, no. 19: 3945. https://doi.org/10.3390/nu14193945

Roberfroid, D., Huybregts, L., Lachat, C., Vrijens, F., Kolsteren, P., & Guesdon, B. (2015). Inconsistent diagnosis of acute malnutrition by weight-for-height and mid-upper arm circumference: contributors in 16 cross-sectional surveys from South Sudan, the Philippines, Chad, and Bangladesh. Nutrition journal, 14(1), 1-8.

Vollmer, S., Harttgen, K., Kupka, R., & Subramanian, S. V. (2017). Levels and trends of childhood undernutrition by wealth and education according to a Composite Index of Anthropometric Failure: evidence from 146 Demographic and Health Surveys from 39 countries. BMJ global health, 2(2), e000206.

Direktur Jenderal Kesehatan Mmasyarakat. (2019). Warta Kesmas. Ed. 1. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan masyarakat. 1 – 27.

Kemenkes RI. (2017). Penilaian Status Gizi. Pusat Pendidikan Sumber daya Manusia. Jakarta: Badan Pemberdayaan Manusia Kesehatan.

Downloads

Published

2022-12-13