Kegiatan Sosial Donor Darah Di Lingkungan Fakultas Ekonomi Dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v1i4.421Keywords:
Kegiatan sosial, Donor darahAbstract
Donor darah merupakan orang yang menyumbangkan darahnya, efek dengan diambil sebagian darah sebagian orang merasa lemas, mengantuk dengan menimbulkan gejala dan ditusuk jarum membuat sebagian orang 3 mengurungkan niat untuk donor terutama pada usia remaja yang minim pengalaman. Selain itu caranya diperoleh donor darah dibedakan menjadi 3, yaitu donor darah bayaran, donor darah pengganti, dan donor darah sukarela dengan maksud orang bersedia memberikan donor darah jika mendapat imbalan bayaran dari penerima atau mendonorkan darah diperuntukan untuk saudara sendiri. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dosen dan mahasiswa mengenai pentingnya melaksanakan kegiatan donor darah di Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia.
References
Budiningsih, A. (2011). Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pendonor sukarela untuk mendonorkan darah di UTD-PMI Kota Medan tahun 2010.[Skripsi]. FKM USU, Medan. Tidak dipublikasikan.
Janice. (2009). Hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang donor darahdengan tindakan berdonor darah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. [Skripsi]. FKM USU, Medan. Tidak dipublikasikan.
Kadir, A., & Triwahyuni, T. C. (2013). Pengantar Teknologi Informasi Edisi Revisi, Yogyakarta: CV. Andi Offset..
Pribadi, T., & Yanti, E. V. (2018). Peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah di Palangka Raya. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 3(1).
Sari, L. P. (2012). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendonor Darah Sukarela pada Masyarakat Pribumi dan Non Pribumi di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Medan.
Sonia. (2012). Makalah-Transfusi-Darah-Perawat.html http://soniarai-azizah.com. https://www.pmimedan.or.id/.









