Analisis Komparatif Kualitas Hidup Lansia pada Program Sekolah Lansia Berdaya (SIDAYA) Kecamatan Meureubo, Aceh Barat

Penulis

  • Izzatul Husna Universitas Teuku Umar
  • Rubi Rimonda Universitas Teuku Umar
  • T.M. Rafsanjani Universitas Teuku Umar
  • Maiza Duana Universitas Teuku Umar
  • Onetusfifsi Putra Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss3.3136

Kata Kunci:

kualitas hidup, lansia, SIDAYA, Sekolah lansia

Abstrak

Peningkatan populasi lansia menjadi tantangan kesehatan masyarakat global, di mana World Health Organization melaporkan prevalensi gangguan mental emosional pada lansia mencapai 14,1%. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas hidup lansia pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Program Sekolah Lansia Berdaya (SIDAYA) dikembangkan sebagai intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kualitas hidup antara lansia peserta dan non-peserta Program SIDAYA di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian kuantitatif dengan desain comparative cross-sectional ini melibatkan 44 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling di dua lokus penelitian, terdiri dari 19 orang kelompok peserta SIDAYA (Desa Pasi Pinang) dan 25 orang kelompok non-peserta (Desa Peunaga Rayeuk). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF dan dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test, Mann-Whitney, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan kelompok peserta SIDAYA memiliki rata-rata skor total kualitas hidup yang signifikan lebih tinggi (68,45 ± 11,60) dibandingkan kelompok non-peserta (54,14 ± 12,44) dengan nilai p = 0,000. Perbedaan signifikan secara konsisten juga ditemukan pada seluruh domain, yaitu fisik (p = 0,008), psikologis (p = 0,005), sosial (p = 0,025), dan lingkungan (p = 0,000). Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa keikutsertaan dalam Program SIDAYA berhubungan signifikan dengan peningkatan kualitas hidup lansia sebesar 10,581 poin lebih tinggi setelah mengontrol variabel pengganggu (p = 0,009). Program SIDAYA terbukti secara nyata berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayah perdesaan.

Referensi

Anggraeni, R., Lahade, H. H., Hafiar, H., Mirawati, I., & Universitas Padjadjaran. (2025). Communication styles at Purbaya Elderly School in Salatiga in sustaining the potential of older adults. International Journal of Science and Society, 7(2), 332–341.

Astutiatmaja, A., Dewiyanti, V. R., Rukmana, Q., Sianti, A., Ainaya, F. S., Ayati, N., Haura, K., Prasastywy, A., Saputro, A., Subandi, A., Fauziana, E., Lestari, D., Arifah, I., & Suswardany, D. L. (2024). ‘Lansia berdaya’: Program penguatan Posyandu Lansia Dusun 2 Desa Karangwuni sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan hipertensi. Jurnal Warta LPM, 27(2), 313–321.

Astutik, N. D., Handini, F. S., & Mahendra N., M. W. (2017). Pengaruh fungsi kognitif terhadap kualitas hidup lansia di Posyandu Lansia Srikandi Kelurahan Gadingkasri Kecamatan Klojen Malang. Keperawatan Malang, 2(2), 90–94.

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025: Statistical yearbook of Indonesia 2025.

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. (2024). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Provinsi Aceh. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh

Cahyono, D., Fauzi, M. S., Siswanto, Naheria, Krisdiana, G. C., & Huda, M. S. (2024). Program SERAWA (Sehat Jiwa dan Raga): Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kalimantan Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 176–183.

Dialestari, K. (2019). Pengaruh senam lansia dalam meningkatkan kualitas hidup sehat pada lansia di Pos Pembinaan Terpadu Banjar Delod Sema Desa Kekeran Mengwi.

Elsiandi, C. A., Turana, Y., Handajani, Y. S., Fransisco, J., & Barus, A. (2024). Depresi dan pendidikan rendah sebagai determinan utama kualitas hidup pada lansia. Damianus Journal of Medicine, 23(3), 226–231.

Erwanto, R., Kurniasi, D. E., Kusumanto, R. A., & Rahaja, B. (2023). Implementation of elderly school Bagja Lahir Batin in Raja Manggala Kulon, Cipatat, West Bandung, West Java Province. Journal of Health Community Service, 3(1), 1–8.

Hussain, B., Mirza, M., Baines, R., Burns, L., Stevens, S., & Asthana, S. (2023). Loneliness and social networks of older adults in rural communities: A narrative synthesis systematic review. Frontiers in Public Health, 11, 1–13.

Indriani, A., Taridi, M., Angraini, I. M. P., & Ningsih, R. (2024). Elderly school and family resilience: A case study of the BKKBN program in Jambi Province. JURNAL EDUCATiVE: Journal of Educational Studies, 9(1), 56–65.

Kratoo, W., & Hounnaklang, N. (2025). Effect of elderly school policy on quality of life among Thailand’s senior citizens: A propensity score matching approach. F1000Research, 13, 1–25.

Liang, K.-L., & Hung, Y.-C. (2025). Cross-sectional study of health promotion and recreation effectiveness on quality of life among rural older adults. INQUIRY: The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing, 62(1), 1–12. https://doi.org/10.1177/00469580251382758

Lutfiah, F., & Sugiharto. (2021). Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia: Scoping review. Seminar Nasional Kesehatan, 1477–1485.

Nabila, Y. D., Nopianti, H., & Himawati, I. P. (2024). Development of Cempaka SMART School for the elderly as an improvement of elderly welfare in Bengkulu. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 138–146.

Ni, Z., Zhu, X., Shen, Y., & Zhu, X. (2024). Effects of activities participation on frailty of older adults in China. Frontiers in Public Health, 12(4), 1–14.

Purba, F. D., Hunfeld, J. A. M., & Iskandarsyah, A. (2018). The WHOQOL-BREF: Indonesian version, validation and human development index. Health and Quality of Life Outcomes, 16(1), 1–12.

Rahman, Y. N. (2025). Determinan angka harapan hidup: Studi kasus berdasarkan gender di Indonesia pada tahun 2014–2023.

Sarbani, Y. A., Satyawati, N. P., Lumakto, G., & Teteki B., D. (2025). Pembacaan ulang teori pembelajaran sosial Bandura sebagai strategi komunikasi dalam konteks pembelajaran literasi digital lansia. Komunikatif: Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1), 83–92. https://doi.org/10.33508/jk.v14i1.7190

Utami, J. N. W., Sukmawati, & Nurtyas, M. (2025). Kebugaran tubuh manusia penting dalam mempertahankan kelenturan tubuh lansia.

Widyasari, S., Tukino, & Ardiyantika, S. (2024). Peningkatan kebahagiaan lanjut usia melalui program Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) di Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Jurnal Prosiding Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung.

Windani, D. A., & Rosdiana, W. (2025). Implementasi kebijakan program SELANTANG (Sekolah Lansia Tangguh) ‘Sri Rejeki’ di Kelurahan Babatan Kota Surabaya. Inovant: Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan, 3(2), 59–75.

World Health Organization. (2021). Ageing and health. World Health Organization

World Health Organization. (2025). Mental health of older adults. World Health Organization

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-16