Pengembangan Ronde Keperawatan Terstruktur untuk Optimalisasi Patient Safety di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu

Authors

  • Puput Risti Kusumaningrum Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Arlian Dhian Sulistyowati Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Rizqi Afif Kurniawan Universitas Muhammadiyah Klaten

Keywords:

Coaching, Patient safety, Ronde keperawatan

Abstract

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien di rumah sakit masih cukup tinggi, dengan kategori insiden terbanyak adalah medication error, pasien jatuh, dan keterlambatan diagnosis. Hal ini memperkuat urgensi penerapan sistem patient safety yang lebih komprehensif dan berkesinambungan. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pengembangan model ronde keperawatan terstruktur berbasis prinsip manajemen keperawatan dengan melakukan coaching dan role play di ruang rawat inap di PKU Muhammadiyah Delanggu. Metode evaluasi menggunakan kuesioner ronde keperawatan. Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini didapatkan hasil sebelum dilakukan coaching dengan pengetahuan kurang sebanyak 9 (30%) orang, cukup sebanyak 16 (53,3%) orang dan baik sebanyak 5 (16,4%) orang. Setelah diberikan coaching tingkat pengetahuan responden menjadi meningkat dengan pengetahuan baik sebanyak 23 (76,7%) orang dan cukup 7 (23,3%). Pelaksanaan role play ronde keperawatan ketepatan pelaksanaan ronde 80-90%. Kesimpulan : hasil setelah dilakukan coaching dapat dilihat pengetahuan responden meningkat dan dapat melakukan role play sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ronde keperawatan sehingga metode ini dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan responden.

References

Asosiasi Institusi Pendidikan Ners. (2020). Standar kompetensi Ners Indonesia. Jakarta: AIPNI.

Hagrass, H. M., et al. (2023). Effect of an educational program about mentorship competencies on nurse mentors’ performance. BMC Nursing, 22(1), 1–9.

KARS. (2020). Laporan insiden keselamatan pasien tahun 2020. KARS. [Data internal, tidak dipublikasikan].

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman nasional keselamatan pasien di rumah sakit.

Marquis, B. L., & Huston, C. J. (2021). Leadership roles and management functions in nursing: Theory and application (10th ed.). PA: Wolters Kluwer.

Nerek, A., Wesołowska-Górniak, K., & Czarkowska-Pączek, B. (2024). Enhancing feedback by health coaching: A mixed-method study. BMC Nursing, 23(1).

Nursalam. (2020). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Salemba Medika.

OECD. (2018). The economics of patient safety: Strengthening a value-based approach to reducing patient harm at national level.

Organization, W. H. (2021). Patient safety: Global action on patient safety. World Health Organization.

RI, K. K. (2017). Pedoman nasional keselamatan pasien rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Richardson, C., Percy, M., & Hughes, J. (2023). Coaching in nursing: An integrative literature review. Nursing Open, 10 (2), 1234–1245.

Setiawan, C. H., Mediawati, A. S., & Yudianto, K. (2023). Peningkatan kepuasan pasien dengan nursing rounds. Jurnal Keperawatan Silampari, 7(1), 45–56.

Shin, S., Park, J. H., & Kim, J. H. (2023). Effectiveness of simulation-based education in nursing: A systematic review. Nurse Education Today, 118, 105521.

WHO. (2019). Global action on patient safety: Report by the Director-General (WHA72/26).

Wiratikusuma, Y., Purwarini, A., & Sudibyo, S. (2023). The effect of nursing round training on patient satisfaction in nursing services at RS X Jakarta. Jurnal Mutiara Ners, 6(2), 112–119.

Downloads

Published

2026-06-30