Pemanfaatan Limbah Organik dan Anorganik dengan Metode Penguraian Ember Tumpuk dan Penerapannya untuk Media Tanam Hidroganik di Padukuhan Singosaren I

Authors

  • Nadia Nadia Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Agus Juono Universitas Janabadra Yogyakarta
  • D.R Nugroho Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Mifta Nurjanah Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Adine Christiningtyas Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Marthinus Masriat Universitas Janabadra Yogyakarta
  • E.Y Gitari Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Andy Nugroho Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Abdurojak Abdurojak Universitas Janabadra Yogyakarta
  • K.J Dahu Universitas Janabadra Yogyakarta
  • B.A Suseno Universitas Janabadra Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v1i4.383

Keywords:

Limbah, Organik, Anorganik, Ember tumpuk, Hidroganik

Abstract

Sampah saat ini menjadi masalah utama di Indonesia. Bahkan saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia setelah Tiongkok sebagai penghasil sampah plastik ke laut. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dan kekonsistenan masyarakat dalam mengelola sampah. Sampah dianggap kotor dan menjijikan sehingga masyarakat enggan untuk mengelolanya. Padahal setiap harinya masyarakat selalu memproduksi sampah baik sampah organik maupun anorganik.untuk menyelesaikan permasalahan itu dapat dilakukan dengan sosialisasi kepada masyarakat akan kesadaran akan sampah. Pengolahan sampah dapat dilakukan berdasarkan jenis sampahnya. Sampah organic dapat diolah menggunakan metode ember tumpuk dan akan menghasilkan pupuk Pupuk yang dihasilkan berupa pupuk organic padat dan pupuk organic cair. Pupuk tersebut dapat digunakan sebagai media tanam dalam pengaplikasian urban farming. Dari kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tersebut dapat disimpulkan bahwa sampah jika dikelola dengan baik maka akan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat dan masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut sangatlah antusias. Disarankan agar masyarakat Pedukuhan Singosaren I bisa menerapkan ember tumpuk di setiap rumah, sehingga sampah rumah tangga bisa bermanfaat untuk dijadikan pupuk yang nantinya bisa digunakan sebagai pupuk di media tanam hidroganik.

References

Agus Taufiq, M. F. (2015). Sosialisasi sampah organik dan non anorganik serta pelatihan kreasi sampah. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 69.

Nindya, S. (2022). Edukasi Pengolahan Sampah Organik Dan Anorganik Di Desa Rejasa Tabanan. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 353.

Sri Anastasia Yudistirani, L. S. (2015). Desain Sistem Pengolahan Sampah Melalui Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik Berdasarkan Persepsi Ibu-Ibu Rumah Tangga. Konversi, 29.

Utami, I. (2020). Maggot Black Soldier Fly Sebagai Agen Sampah Organik dan Pakan Ternak Warga Mergangsan Yogyakarta. Logista, 127.

Utami, I., & Amanda, R. (2021). Pekarangan Pangan Lestari Berbasis Pengolahan Sampah Organik Dengan Maggot Bagi Warga Mergangsan Yogyakarta.

Downloads

Published

2022-12-07

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.